Samsat di Bukalapak update November 2021 – gagal bayar




Lagi seru2-nya COVID-19 mendatangi Indonesia dan “menikmati” cerita Work From Home, pajak kendaraan jatuh tempo. Banyak berita konon ada penghapusan denda. Namun saya pribadi, kadang info2 yang ga lengkap jadinya lebih memilih ya udah bayar aja dah.

Jadilah ingat2 berita2 sebelumnya, sepertinya kalau ga salah sekarang sudah bisa bayar pajak secara Online. Cari2 infonya dimana dan gimana caranya nih bayar pajak.

Beda dengan pembuatan paspor ( imigrasi ) yang sangat gencar menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi dua arah mereka. Beneran loh dua arah …. gua sudah beberapa kali bertanya ke mereka melalui Facebook dan IG dan mendapatkan respos dari mimin mereka.

Untuk topik bayar pajak ini …. infonya memang ada, tapi menurut saya pribadi belum lengkap.

Ok …. nanti di bawah saya terangin ….




Esamsat Bukalapak
Esamsat Bukalapak

E-samsat Bukalapak ….

saya membayar pajak kendaraan di Kota Depok, Jawa Barat. Secara administratif masuk Provinsi Jawa Barat namun secara Kewilayahan Ditlantas ( STNK ) dia masuk Polda Metro Jaya.

Nah yang dilakukan di Bukalapak ada proses bayar Pajak-nya saja , sedangkan pengesahan STNK tahunan ( ituloh stempel yang ada di STNK elu ) tetap masih manual ke Samsat elu.

Di Bukalapak ada dua layanan Samsat  :

– E-Samsat : Berlaku buat semua kendaraan yang terdaftar di Jawa Barat. Tapi kayaknya sudah bertambah.
– Samsat Online Nasional : pembayaran pajak untuk kendaraan yang terdaftar di Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk membayar di E-Samsat , kamu bisa langsung ber-transaksi di web-nya. Sedangkan Samsat Online Nasional , kamu harus menginstall aplikasi SAMOLNAS (Samsat Online Nasional) di PlayStore Android untuk mendapatkan Kode Bayar. Jadi di website bukalapak kamu tinggal bayar.

Next … kamu tinggal ikutin perintah yang ada di web itu. Nah ….

STNK dan Pajak

Nah back to top …. di Bukalapak cuman mempermudah proses pembayaran pajak yah. Di STNK kan ada kolom stempel pengesahan tahunan kan, ini yang masih harus kamu lakukan ke Samsat secara kunjungan fisik.

Jadi , menurut saya pribadi …. berkas yang harus disiapkan bukannya berkurang malah nambah …. :
– map
– fotokopi ktp , stnk , pajak, bpkp
print bukti bayar 2 kali ( bukti bayar ini yang dikirim bukalapak ke email kamu ). Atau bukti bayar misal di Indomaret dkk … ini yang nambah

Nah karena saya berurusan di Samsat Depok …. di Samsat Depok ini sudah ada loket khusus yang menangani pengesahan pembayaran Pajak Online. Letakan berkas kamu disana , nunggu STNK disyahkan dan terima bukti bayar pajak-nya.

Jadi gimana enak ga …..

1. secara keribetan … ribet banget buat kita yang tidak terbiasa dengan yang berbau teknologi online.
2. Agak ribet …. karena kita harus print bukti bayar dua kali
3. Hemat waktu ….. karena antrian di samsat sudah dipisah , dan antrian khusus ini jauh lebih cepat karena cuman memproses pengesahan.

Esamsat
Esamsat

Nah kembali ke topik paling awal …. gimana dendanya … coba baca dengan detail …. bebas Pajak kendaraan …. sedangkan denda SWDKLLJ ( asuransi ) tidak ditulis …. dan benar saja , gua tetap kena …. Denda Pajak kendaraan sih memang nol , sedangkan Denda SWDKLLJ tetap ada. Inilah repotnya kalau lebih dari 1 instansi ….

https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-4933043/kabar-gembira-hingga-april-2020-bebas-denda-pkb-bbnkb-ii-dan-progresif
Denda SWLJK
DendaSWDKLLJ

Update November 2021 … Gagal Bayar Donk

Jadi sebenarnya antara Juni 2020 – Juli 2021 gua beberapa kali menggunakan layanan ini. Karena memang masa habis tahunan STNK-nya beda2 jadi ga bisa sekalian yah. Trus sekitar pertengahan November 2021 gua kembali mencoba donk , nah ada yang beda nih. Kali ini setelah bayar gua ga langsung nerima informasi.

Bukalapak Gagal Bayar
Bukalapak Gagal Bayar

Nah karena biasanya ga sampai ber-jam2. Akhirnya gua nanya ke Instagram-nya Bukalapak, kenapa pakai sosmed ? Karena beberapa kali nanya2 ke sosmed sebelah2 , responnya lebih cepat di sosmed dari pada di aplikasi resminya.

Ketika gua nanya di IG mereka , diminta no bukti bayar atau no transaksi. Karena belum ada no bayar, maka cuman bisa ngasih no transaksi. Ternyata statusnya masih pending, dan kata mimin-nya nunggu maksimal 1 x 24 jam aja.

Eh beneran donk , akhirnya ada email masuk. Ternyata transaksi dibatalkan.

Bukalapak Transaksi Gagal Bayar
Bukalapak Transaksi Gagal Bayar

Refund Gagal Bayar Bukalapak

Nah setelah nerima email pembatalan, gua langsung nyoba bayar di lapak dia si hijau. Trus jadi bayar dua kali donk ? Nah ini-lah kekurangan kalau kita bayar di e-commerce. Kalau memang status transaksi dibatalkan, dana kita sebenarnya tetap akan dikembalikan. Cuman ada jeda untuk proses administrasi. Nah kalau bayar pakai kartu kredit akan jadi Credit Refund ( CR ). Jadi buka membatalkan transaksi sebelumnya , tapi jadi dua transaksi berbeda. Entah kalau bayar pakai cara laen yah. Jadi sebenarnya duit keluar cuman yang berhasil , cuman mungkin kalau refund belum masuk atau keburu cetak tagihan yah seolah2 bayar dua kali.
Yah nikmatin dulu

Tips buat kamu :

– Siapkan berkas dahulu
– Pembayaran
https://www.bukalapak.com/bantuan/sebagai-pembeli/fitur-pembeli/fitur-bayar-pajak-kendaraan-bermotor-e-samsat

Di tokopedia juga tersedia layanan sejenis …. jadi bisalah dicoba2 dulu dibaca2 apa yang membedakan kedua layanan ini. Dan teman2 bisa mencobanya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kalian.

Ok … selamat membayar teman2




No Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read previous post:

Perpanjang SIM Hanya 10-15 menit aja

Cerita Saya Perpanjang SIM Hanya 10-15 menit aja Akhirnya masanya datang, waktunya bersilaturahim ke kantor Polisi terdekat. Saya selalu memperpanjang dua...

Mudahnya refund e-money hanya 4 hari

Cara Refund Emoney Mandiri Awal Oktober 2018, E-money gua yang bertema Shio tiba2 gagal tap di stasiun KRL Depok Lama....

Menikmati Bandung Dari Menara Masjid Agung Bandung

Tahukah teman-teman bisa menikmati keindahan pusat kota Bandung di siang hari dengan modal hanya Rp. 7.000,- Menara Masjid Agung Bandung...

Close