Kartu Kredit Kebobolan Akhirnya

Kartu kredit kebobolan dari antah berantah




Beberapa tahun menggunakan kartu kredit sebagai alat bantu pembayaran, akhirnya kejadian yang tidak diiginkan oleh saya terjadi juga. Kartu kredit gua akhirnya bobol. Banyak istilah yang biasanya dipakai , dari di hack , di bobol, di retas. Sedangkan info email terdaftar setiap ada transaksi baru hanya menyebut kata yang lebih umum “ Jika anda tidak melakukan transaksi …. “ atau “ jika ada transaksi mencurigakan “ …. ataupun peringatan sejenisnya.  — Kartu kredit kebobolan dari antah berantah —-

H+0 , Jadi apa yang sebenarnya terjadi ….. 

Bahasa singkatnya, no kartu kredit gua digunakan oleh orang / pihak yang tidak berhak. Gua menulis “Nomor” karena fisik kartu ada di dompet gua. Tapi biar enak , selanjutnya gua tulis kartu kredit aja yah. Sedangkan orang / pihak yang menggunakan no kartu kredit gua posisinya entah dimana. Atau mungkin juga kartu kredit gua sudah diduplikat ….

Ok jadi begini cerita lengkapnya kartu kebobolan …

Pada suatu hari di bulan kemarin, jam 00.22 pagi ada email masuk. Gua sendiri baru baca jam 01.00 pagi, kurang lebih ada jeda 40 menit dan baru baca juga karena baru mau tidur. Isinya ada 1 transaksi yang tidak gua ketahui dan tidak gua lakukan. Nominalnya memang tidak terlalu besar sih. Dan karena  udah ngantuk , jadi ga gua respon / gua blokir itu kartu. Pagi hari, kalau ga salah jam 5 atau 6 gua cek email  lagi, tidak ada lagi informasi transaksi lagi. Begitu pula ketika jam 10 pagi, menjelang jam kerja tapi tetap tidak ada informasi transaksi mencurigakan. 

Fyi, transaksi mencurikan yang terjadi di jam 00.22 pagi tadi terjadi di merchant dengan nama “ APPLE.COM/BILL ITUNES IE”. Jadi tidak ada informasi kode negara.

Untuk transaksi yang terjadi di website e-commerce, informasi kode negara jadi ambigu sih. 

Jadi gua anggap aman dan mari kita WFO-an dulu ….

Jam istirahat makan siang pun tiba , setelah isoma karena ada penasaran akhirnya gua re-check lagi email …. masih aman donk. Sepertinya, saat ini gua gua ngeh dengan email, jadi ada yang ke skip( entar baca di paragrah bawah). Lalu , gua lupa antara jam 14.15-an atau jam jam 14.30 dah, eng ing eng …. email teratas gua  judulnya “ [RAHASIA] Konfirmasi Transaksi (Kartu Terblokir)  “  ….. Hahahhaha




Cek detail email donk …. ternyata status kartu gua keblokir, bukan hanya 1 , 2 atau 3 email. Tapi ada 18 email serupa . Dan semuanya terjadi dalam rentan satu menit loh. 14.01 -14.02. Cek email lainnya …. ternyata ada 16 transaksi baru yang sudah berhasil antara jam 10.27 sampai jam 12.25.  Lah ko kayak jam kerja di Indonesia yah , karena tadi pagi sebelum WFO ga ada transaksi lagi kan. Dan padahal, tadi pas jam isoma gua sempat cek email kan. Ini yang tadi gua bilang , kayaknya gua ke skip atau ga ngeh kalau sebenarnya sudah ada transaksi.

Jadi ada berapa transaksi kebobolan ???

Jadi total ada 17 transaksi berhasil dari  jam 00.22 – 12.25 dan ditambah 18  transaksi gagal jam 14.02. Gua ga tau kenapa gagal, tapi  yang pasti malah bersyukur donk. Nah , yang lebih aneh lagi , semua transaksi ini tidak ada notif ke sms hp. Padahal , biasanya transaksi belanja dengan nominal beda sedikit dari nominal pem-bobolan ini ada smsnya. Begitu pula ketika kartu ter-blokir, sms di hp adem ayem saja.

Kartu Kredit Kebobolan 17 Kali.jpg

Panic donk ….. 

Berhubung kartu sudah dalam status “blokir” maka tidak bisa digunakan sementara waktu. Untuk masalah penyalahgunaan , engga juga. Tapi masalah pembayaran nih. Nah proses selanjutnya yang tinggal buat sanggahan. Tapi kalau kalian sultan dan lagi pinggin berbuat baik yang ga usah di sanggah.

Selanjutnya kamu mau pakai kartu yang sama ataupun minta kartu pengganti dengan no baru ( berbeda no dengan yang kena hack / jebol). Kalau gua pribadi , lebih memilih no baru. Karena gua ga tau no cc gua siapa sudah ada dimana saja kan. Kalau status kartu kamu belum ke-blokir, maka kamu harus membuat blokir sendiri yah. Proses blokir sendiri ada yang bisa lewat call center, aplikasi di hp ataupun mobile web. Sesuaikan dengan kartu kamu masing-masing yah. 

Sanggahan karena transaksi kebobolan ???

Berhubung saya belum menjadi Sultan , maka proses selanjutnya saya harus mengajukan sanggahan… walaupun kecil. Sanggahan ini bentuknya pengajuan yah, jadi bukan langsung disetujui. Melalui call center, kamu akan dilakukan konfirmasi awal tentang kamu dan kartu kamu. Dimana kartu kamu, dimana posisi fisik kartu kamu dan berapa banyak transaksi yang mencurigakan. Nah di sini, setelah melakukan sanggahan melalui call center, akan dikirimkan form sanggahan yang harus saya isi. 

Saat menelpon  call  center, saya mendapatkan informasi dari operator tersebut yang menyatakan kalau proses sanggahan ini akan memakan waktu kurang lebih 6 bulan. Hahahhaha …. 

H+1

Form sanggahan yang saya nantikan ( hahahha ) akhirnya masuk ke email saya. Karena ada 17 transaksi yang akan saya sanggah, sedangkan satu form cuman cukup 9 transaksi maka saya isi di dua form aja. Setelah form ini saya isi, saya kirim ulang kembali ke bank ini. Nah … setelah itu, saya kembali menelpon untuk meminta kartu pengganti. 

Request kartu pengganti setelah Kartu kredit kebobolan ??

Nah , kemarin pas saya nelpon ke call center untuk membuat sanggahan transaksi sempat nanya untuk meminta dibuatkan kartu pengganti. Namun operator call center menjawab saya harus mengirim formulir sanggahan dahulu. Sebenarnya saya agak kurang yakin dengan prosedur ini, apakah mungkin karena sudah diluar jam kantor kah. Karena kartu sendiri kan statusnya sudah blokir. Jadi harus dibuatkan kartu pengganti untuk transakasi. Jadilah hari ini menelpon lagi call center hanya untuk mengajukan kartu pengganti. Ingat yah kartu pengganti dengan no baru. 

H+2 

Saya mendapatkan email “formalitas” yang menyatakan kalau formulir sanggahan saya sudah diterima serta nomor aduan saya. Dan tidak ada informasi lainnya.

H+8 Kartu pengganti masuk

Alhamdulillah , kartu pengganti sudah datang. Setelah diaktifasi, saya coba untuk melakukan transaksi donk. Nah disini  gua baru tau , berbeda dengan dengan kartu debit kalau kita ganti kartu debit dan dapat no kartu baru. Dan masa aktifnya adalah 5 tahun sejak diterima.

Kalau kartu kredit, masa aktifnya tetap sama dengan kartu lama. Mungkin ada parameter2 / batasan2 beda kali  yah terkait masa aktif kartu kredit. Karena kartu baru sudah diterima aja udah cukup membantu. 

H+11 Harap harap cemas tagihan masuk ….

Eng ing eng …. ketika tagihan masuk , ada 17 transkasi yang saya sanggah tetap ditagihkan ke CC saya. Panic … ga donk. 

Jadi …. ketika membuat sanggahan, saya sudah menanyakan tentang status 17 transaksi ini. Secara transkasi, 17 transaksi ini tetap valid selama proses sanggah belum selesai. Apakah saya boleh tidak membayar ? “Boleh saja” , tapi secara system akan dihitung sebagai “cicilan” dan berarti ada “bunga” baru yang muncul. Nah malah jadi kerjaan baru gara2 kasus ini kan.

Jadi ,,,, saya memutuskan tetap membayar 17 transaksi yang saya sanggah ini. Kalau sanggahan ini disetujui, akan menjadi CR. Kalau sanggahan ini ditolak …. ya ,,,,, ( ga kepikiran sih )

H+21 Yang diharapkan …

Dapat sms proses sanggahan sedang di proses. Sebenarnya sms ini sangat ambigu, apakah setelah 20 hari laporan sanggahan baru di proses ?

Alhamdulillah, setelah cek transaksi di web. Ternyata sudah ada CR sebanyak 17 transaksi, yang berarti semua transaksi yang saya sanggah diterima. 

H+40 Tagihan baru masuk

Nah ada yang unik di tagihan bulan ini , 17 transaksi yang saya sanggah dan sudah ditagih di bulan lalu ( H+11 ) masuk lagi di tagihan bulan ini. Namun ada info tambahan “DISPUTE” dan dibawahnya ada 17 transaksi baru dengan judul “ DISPUTE PROSESS” yang berarti proses DISPUTE diterima dan nilai transaksinya CR …. yang berarti “dana masuk” ke kartu kredit saya. Oia, transaksi ini tetap dicatat dengan no kartu yang lama yah. 

Berapa total dana yang keluar dan kerugian gua ?

Secara kartu kredit , tidak ada kerugian. Karena semua sanggahan diterima dan menjadi CR. Namun untuk biaya telpon, lumayan juga sih total nelpon untuk sanggah dan pengajuan no kartu kredit baru sekitar 40 – 50 menit. Oia, setiap kali kita nelpon kita akan divalidasi ulang yah , proses ini memang agak lama.Apalagi kalau di working hour dan ada antrian di call center. Baru dilanjutkan dengan proses yang dibutuhkan.

Kemudian masih harus print. Print softcopy ini karena ternyata form sanggah yang dikirim pihak bank H+2 bukan form PDF yang bisa di edit di pc. Tapi untungnya ga perlu materai sih. 🙂

Kartu Kredit di bobol
Kartu Kredit di bobol

Bagaimana mencegah Kartu kredit kebobolan ???

  1. Ingat … kartu kredit ini ….berbeda dengan kartu debit yah.
  2. Jangan mengajukan Kartu Kredit. Ketika kamu sudah menggunakan kartu kredit, maka kamu harus tau dengan resiko penyalahguaan.
  3. Pernah lihat ga di beberapa kasir menulis / menginput no cc kamu ke mesin mereka. Secara teknologi memang agak aneh sih. Karena setiap transaksi yang berhasil , sudah ada kode uniknya di struk yang tercetak. Nah , 16 digit ini yang mereka catat. Sedangkan gua , 3 no cvv dibelakangnya gua tutup dengan isolasi. Takut2 ada kasir yang iseng , mas saya validasi ttd dibelakang yah, tapi matanya meleng ke cvv.
  4. Kalau belanja lewat web, maka pastikan webnya menggunakan “https”. Web ini lebih aman, karena “s”-nya sendiri sebenarnya security
  5. Jika menggunakan web dan aplikasi , pastikan di situs yang terpecaya.
  6. 3d Secure , suka transaksi yang mengirim OTP ke hp. Ini transaksi jauh lebih aman dari pada yang tidak ada
  7. Simpan kartu ini ” , suka menggunakan feature ini di e-commerce dan sejenisnya. Saya pribadi menyarankan tidak menggunakan feature ini. Memang sih pihak aplikasi sudah menyiapkan pengamanan berlapis. Tapi …. sampai dengan saat ini, kita masih aja dapat berita pembobolan data kan. Yah walau resikonya transaksi jadi harus ngetik2 ulang
  8. Jika cc kamu ada feature batas transaksi, ini jauh lebih bagus

What To Do setelah Kartu kredit kebobolan ???

  1. Keep calm 
  2. Blokir secepatnya, ingat blokir ini ada dua jenis yah. Blokir sementara yang berarti bisa dibuka lagi dengan no kartu kredit yang sama. Atau permanen blokir yang artinya no kartu sudah tidak bisa digunakan lagi dan harus meminta kartu baru dengan nomor baru. 
  3. Sanggah …. ingat , sanggahan ini optional yah. Kalau kamu Sultan mah , bebas2 aja. Sanggah ini sifatnya pengajuan.
  4. No baru … untuk case serupa menurut gua ini wajib dan paling aman, dari pada pakai no kartu yang tidak bisa dipastikan siapa saja yang sudah “mendapatkan” no kartu kamu
  5. Jika ada tagihan masuk , jika kamu ada dana talangan sebaiknya dibayar dulu. Jangan di tunda. Karena kalau ditunda akan muncul beban bunga karena kurang bayar / menyicil. 
  6. Jika disetujui, maka pengembalian dana akan menjadi Credit Refund ( CR) di Kartu Kredit kamu. Semacam  deposit , yang akan mengurangi tagihan kamu setelah CR Masuk. Entah bisa diuangkan ga yah. Tapi jangan coba2 dijadikan tarik tunai yah. Beda lagi ini.
  7. Coba diingat, ada transaksi rutin yang ditagihkan ke CC tersebut ga. Misalnya , pembayaran tagihan listrik, air, asuransi  dll. Dan harus kamu ubah no cc-nya.
  8. Sering2 baca2 berita2 di luar sana yah , seperti di Cermati dan di google

Tapi jangan takut dengan tranksaksi online misal buat bayar pajak Samsat Depok di Bukalapak yang sangat membantu dan mudah, dan mengurangi waktu kita di luar ruangan. K karena saya yakin semua pihak sudah berusaha semaksimal mungkin. Tapi orang jahat mah tetap ada aja kan. Yang penting ingat pesan bung napi ….

Waspadalah ///




Leave a Comment