Wirawan Prasetyo

[[ me :: mi :: emi ]]

Xian Great Mosque

Xi’an Great Mosque , terluas dan tertua di China




Oke …. kita lanjut tentang cerita #chinamay2016, setelah sebelumnya urusan perut [baca] sekarang urusan ibadah yah. Jadi tidak jauh dari wisata kuliner halal sebelumnya dan juga wisata Drum Tower, ( pusat wisata Xian, ceritanya menyusul yah ) ada jalan masuk ke dalam pasar. Oia, sudah gua tulis di tulisan sebelumnya yah [baca tentang kuliner halal]. Pasar yang banyak menjual makanan-makanan halal. Dari luar bahkan dari atas Drum Tower kamu ga akan melihat tanda2 keberadaan masjid ini. Karena masjid ini letaknya di dalam lingkungan pasar yang menjual oleh2 khas negara Tiongkok. Juga tidak adanya bangunan luas, bertingkat dan menara tinggi layaknya masjid-masjid di Indonesia.

 

Xian Great Mosque
Xian Great Mosque

Xian Great Mosque

Benaran ini masjid loh …. Seperti kota2 besar di Indonesia yang memiliki masjid agung maupun masjid raya di pusat kota dan lokasi strategis. Di kota Xi’an ini juga ada Great Mosque juga loh. Agak rancu kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia, jadi tetap pakai bahasa Inggris saja yah. Selain disebut Great Mosque, nama lain masjid ini Huajue Mosque, karena lokasi masjid ini berada di jalan Huajue. Selain Great Mosque, sebenarnya ada juga masjid lainnya cuman ga sempat kesana.

Masuk melalui gang kecil di pintu masuk pasar, sebenarnya ada plang namun ukuranya cukup kecil. Karena lokasinya di dalam pasar, alhasil kami harus bertanya beberapa kali. Masuk sekitar 200-300 mtr, kamu pun tidak akan melihat dinding panjang setinggi mungkin 2 meteran. Kaligrafi di dinding sekitar 50 mtr menyambut. Tapi bisa dipastikan kalau kamu tidak perhatian pasti ga akan sadar ada kaligrafi ini.

Gerbang kecil menyambut kami. Dengan loket yang dijaga seorang jamaah. Istri yang berjilbab masuk terlebih dahulu (*saya kurang tau apakah ada pintu masuk lain yang lebih lebar* ) . Kemudian kami mengikuti masuk ke kompleks masjid ini. Kesejukan menyambut kami di kompleks masjid ini. Terletak di lahan seluas 12000m2, pohon2 tinggi membuat lokasi ini sangat teduh.  

* karena masjid ini berada di lokasi wisata, terkadang wisatawan non muslim juga masuk ke masjid. Namun untuk non muslim untuk masuk di kenakan biaya masuk. Kalau ga salah sih 10 yuan. Karena itu yang masuk istri saya / yang berjilbab biar tau kalau kami rombongan muslim. *

Selamat datang

Memasuki bagian dalam, lokasi berwudhu pria berada di kiri sedangkan wanita di kanan namun karena luas, lokasinya terpisah jauh. Memasuki bangunan tempat wudhu, alas kaki dilepas semua. Di tempat wudhu pria, tempat duduk menanti di dalam bangunan ini. Di bagian depan tempat wudhu terdapat handuk2 kecil. Saya bingung ini untuk umum atau milik pribadi. Cari amannya sih saya anggap itu milik pribadi. Jadi saya ngeringin kaki yah sebisa saya ajah.




Selesai berwudhu, saya perhatiin jamaah lain langsung mengeringkan kaki dengan handuk kecil kemudian memakai kaos kaki. Lah saya bingung kan …. Ok, sabodo teuing lah. Saya ga pakai kaos kaki tapi langsung keluar tempat wudhu saja trus pakai sepatu. Oia, tempat wudhu ini lumayan kering loh. Ga ada becek apalagi ojek ….

Menggunakan sepatu, masih jalan lagi sekitar 50 meter menuju bangunan utama tempah jamaah pria sholat. Sama seperti tempat wudhu, Hall utama jamaah sholat khusus jamaah sholat saja. Pengunjung lainnya hanya boleh melihat dari luar. Sebenarnya kepikiran kalau memasuki hall sholat trus tiba2 batal harus balik lagi donk ….

Xi’an Great Mosque Hall
Xi’an Great Mosque Hall

Sejarah Xian Great Mosque

Cukup sulit mencari informasi sejarah masjid ini. Kompleks bangunan ini dibangun pada masa dinasti Ming. Kemudian mengalami penambahan pada masa dinasti Qing. Kompleks ini terdiri dari beberapa bagian. Jika kamu sudah berada di ruang sholat utama, berarti kamu sudah masuk di bagian 4 kompleks ini. “Kompleks”. Karena itu bangunan-bangunan di kompleks ini lebih banyak bercorak Tiongkok, Hindu dan juga Thao daripada corak Arabnya.  [ http://www.sacred-destinations.com/china/xian-great-mosque http://www.ne.jp/asahi/arc/ind/2_meisaku/83_xian/xia_eng.htm ]

Oia … ngebaca wikipedia , konon masjid ini sudah ada sejak tahun 742M ,,,, sedangkan masjid tertua di Indonesia ada di Demak … tapi baru ada tahun 1500M …  Membaca lagi di chinahilight …. berbeda info, konon saat itu masanya dinasti Thang. Dan masjid ini dibangun sejak awal masuknya agama Islam ke negara ini ….

Xian Great Mosque Map ( KLIK FOR BIGGER )
Xian Great Mosque Map ( KLIK FOR BIGGER )

Menunggu iqomah di Xian Great Mosque

Nah, ketika kami berkunjung, kebetulan waktunya sholat sholat Zuhur. Tapi kami tidak sempat mendengarkan prosesi kumandang azan. Saat iqomah ternyata muazin juga melafalkannya dari ruang teras di depan Hall utama ruang sholat. Tidak ada pengeras suara yang keras, muazin hanya bermodalkan mulut saja. Ketika iqomah dikumandangkan, saat itu juga imam sholat datang dari arah luar teras memasuki hall tempat sholat. Diikuti jamaah pria lainnya.

Memasuki hall utama tempat jamaah pria beribadah. Ada pagar kayu setinggi 1 mtr sebagai pembatas, jadi pengunjung di luar tetap bisa melihat suasana di dalam hall ini. Selain itu, juga tersedia tv lcd yang menayangkan sikon di dalam ruangan ini. Bangunan utama ini terdiri dari bangunan hallnya sendiri yang cukup menampung sepertinya seribuan orang, namun juga ada teras luar tempat pengunjung non muslim melihat2.

Karena ini cuman sholat zuhur, sehingga tidak ada proses lainnya. Prosesi sholat sama persis dengan di Indonesia. 4 rakaat … ya iyalah ….Selesai sholat, langsung dilanjutkan doa bersama. Kemudian ada jamaah yang melanjutkan ibadah lainnya ataupun keluar masjid. Inget tulisan di bagian atas, setelah selesai berwudhu jamaah lain menggunakan kaos kaki. Ternyata, saat sholat masih tetap menggunakan kaos kaki mereka. Sedangkan saya, buka kaos kaki karena tidak biasa. Sepertinya 99 %  jamaah yang sholat di dalam hall ini adalah warga sekitar.

Hall tempat sholat ini pun tidak lepas dari corak Tiongkok. Bangunannya memang khas banget dengan kebudayaan setempat. Namun, di dalam sangat banyak tulisan-tulisan kaligrafi Ayat-ayat suci Al-Quran.

Teman yang ketemu teman kampus …

Sesuatu yang mengharukan …. Hayyah …. Temen trip gua ketemu senior kampusnya yang udah ga ketemu ribuan taun. Ternyata, sang senior lebih hapal juniornya loh ….  Sedangkan teman gua … ah sudahlah ….

Xian Great Mosque Sign
Xian Great Mosque Sign

Kami orang Indonesia

Selesai sholat, kami sempat mengobrol dengan salah satu jamaah di masjid ini yang bisa berbahasa Inggris. Melihat pakaian yang digunakan, menurut tebakan saya beliau ini warga yang tinggal sekitar daerah sini. Nah mulailah dengan salam ….  Yang bikin sedih …. Oleh jamaah setempat, kami dikira dari Malaysia. Sedih lah …. Sebenarnya sudah ketebak sih, wong orang kita mungkin jarang wisata rohani kali yah. Jadi warga lokal lebih menebak Malaysia. Tapi, ketika kita sebut muslim Indonesia mereka tau ko. Beliau juga menunjukkan uang Malaysia , sayangnya dompet saya tidak menyimpan mata uang Rupiah ….

Kompleks ini sepertinya terdiri dari beberapa bangunan pendukung. Karena ketika saya memasuki bangunan utama jamaah pria, ada beberapa jamaah yang masuk dari  jalan di samping bangunan ini. Ini sesuai dengan gambar yang gua liat di bagian depan ketika baru masuk kompleks masjid ini.  Sayangnya …. Waktu kami siang ini sangat terbatas jadi tidak bisa melihat2 lebih jauh.

Saran saya …. Buat kamu yang akan berwisata ke kota Xi’an, sempatkanlah berkunjung ke masjid-masjid yang ada di daerah yang kamu kunjungi. Apalagi kalau kamu datang pas hari Jumat, buat kamu yang co coba deh niatin untuk sholat jumat disana. Mungkin kamu akan mendapatkan suasana yang berbeda. Apalagi kalau kamu tidak mengerti bahasa lokas disana kan. 🙂 … Oia, jangan lupa melihat waktu sholat di lokasi kamu yah, karena setiap daerah memiliki waktu sholat yang berbeda beda. Kalau saya biasanya menggunakan situ https://www.islamicfinder.org/ untuk melihat jam sholat dan juga arah kompas kiblat.





LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anak ini katanya nih suka jalan2 sebagai bagian dari kehidupan sehari2 untuk mensyukuri dan dunia dengan mata sendiri . . . Padahal dompet kembang kempis ... hoplah ...
More in #surveykoreajepang, kyoto, sightseeing di kota tokyo
Common One Day Ticket for Tokyo Metro and Toei Subway
survey korea jepang : Common One Day Ticket for Tokyo Metro and Toei Subway

Common One Day Ticket for Tokyo Metro Toei Subway Jadwal kami hari ini yah cityt Sightseing kota Tokyo. Di kota...

Tateyama Kurobe Alphine Route - Kami
Survey Korea Jepang : Horray Tateyama Kurobe Alphine Route

SURVEY KOREA JEPANG : HORRAY TATEYAMA KUROBE ALPHINE ROUTE Melanjutkan cerita sebelumnya tentang TATEYAMA KUROBE ALPHINE ROUTE.  Malam ini, malam...

Tateyama Kurobe Alphine Route - Murode dinding salju
Survey Korea Jepang : Sekilas Tateyama Kurobe Alphine Route

SURVEY KOREA JEPANG : SEKILAS TATEYAMA KUROBE ALPHINE ROUTE  Tateyama Kurobe Alpine route disebut juga Atap Jepang. Rute ini melewati...