Tips menikmati lapangan Tiananmen dan Forbidden City




Tips menikmati lapangan Tiananmen dan Forbidden City

Seperti ditulis di bagain Tiananmen bagian 1  dan Tiananmen bagian 2 sebelumnya Lapangan Tiananmen dan Forbidden city ini lokasinya di tengah kota Beijing jadi kamu tidak perlu pusing2 memikirkan masalah trasnportasi menuju sana.  Tapi tidak ada salahnya jika ada beberapa tips agar enak menikamti lokasi ini :

  1.  Half day is the best time.  Kalau kamu hanya berkunjung ke Lapangan Tiananmen dan Forbidden City, kamu cukup menyiapkan waktu yang 3-6 jam lah. Kemungkinan waktu lebih banyak di Forbidden city karena lokasinya luas
  2. All day …. Tapi kalau mau berkunjung ke tempat2 lainnya yah mungkin butuh seharian penuh yah
  3. Jangan salah kostum. Kalau melihat google maps, dan ditarik garis lurus sampai dari Qianmaen sampai dengan pintu keluar ( utara ) Forbidden City, akan ketemu angka 1,6 km loh. Itu belum termasuk naik turun underpass sekitar lapangan Tiananmen kemudian naik tangga di Forbidden City serta explore sisi kiri dan kanan Forbidden City. Jadi ada baiknya kamu menggunakan kostum yang paling nyaman untuk itu.
  4. Batas penjualan tiket. Ada pembatasan tiket untuk masuk ke Forbidden City. Untuk menjaga kelestarian lokasi ini, setiap hari pengunjungnya dibatasi.
  5. Hindari weekend dan libur panjang. Selain lokasinya yang terletak di pusat kota Beijing. Objek wisata ini merupakan objek yang paling populer bagi wisatawan. Jika di point sebelumnya ada batas penjualan tiket, namun itu hanya sebagian saja, Lapangan Tiananmen dan sebagian Forbidden City ini terbuka untuk umum loh. Kebayang kan tidak nyamannya jika ada ribuan orang berkumpul. Kecuali kalau kamu suka keramaian sih. 
  6. Membawa paspor.  Paspor ini akan ditunjukkan saat pembelian tiket, tapi yang antri tiket cukup satu orang saja. Ga kayak cek paspor saat naik pesawat dimana pemilik harus muncul.
  7. Tidak ada ruang sholat. Walaupun di lapangan Tiananmen dan Forbidden City tidak ada tempat sholat  namun di kota Beijing dan sekitar forbidden city ini ada beberapa masjid dan restoratan halal. ( menyusul yah )
  8. Tidak ada penjual makanan. Kami membawa snack dan makanan disana, tapi tidak tahu apakah sebenarnya ini dilarang atau diperbolehkan.
  9. Explore more …. di sisi kanan dan kiri lapangan Forbidden City, melewati pintu ada bangunan2 juga, lebih sepih tapi tetap terawat. tapi tidak semuanya bisa diakses yah. 
  10. Explore more 2 …. Nah masih mirip point sebelumnya  …. dengan meng-explore lebih banyak , di sisi kiri kanan lebih banyak tempat istirah yang bisa dimanfaatkan.
  11. Membawa peta. Peta ini sangat penting karena luasnya dan banyaknya tempat yang bisa diexplore di satu lokasi. Tapi peta juga penting , karena kamu akan keluar dari pintu yang jauh dari tempat kamu masuk jadi jangan sampai kamu keluar trus nyasar.

Di bagian selanjutnya kita cerita urusan Masjid dan makanan halal di kota Beijing. Walau tidak seperti di Jakarta, tapi di kota Beijing ini ada beberapa Masjid yang bisa dikunjungi. Kalau menurut maps google sih ada sekitar 20-an , tapi kami hanya mengunjungi 2 masjid saja. Niu Jie Mosque dan Dongsi Mosque. Nah kalau masalah makanan halal … malah lebih banyak loh ….. baca selengkapnya ////




About

Anak ini katanya nih suka jalan2 sebagai bagian dari kehidupan sehari2 untuk mensyukuri dan dunia dengan mata sendiri . . . Padahal dompet kembang kempis ... hoplah ...

View all posts by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *