Sepihnya di Mutianyu Tembok China ,,,, cerita kami disana ( bagian 2 )




Mutianyu Tembok China

Tulisan ini merupakan kelanjutan tulisan yang sebelumnya …. tentang perjalanan kami di Mutianya Great Wall Of China.  Jadi tulisan-nya memang benar2 kami alami langsung yah di Muntianyu Tembok China ….  ** Mutianyu Tembok China**

Membeli Tiket masuk Mutianyu Tembok China

Tidak lupa di dalam bangunan ini kami ” bersilaturahim ” ke counter tiket. Pastinya untuk beli tiket donk. Untuk tiket ini kami langsung beli tiket terusan agar tidak perlu antri2lagi nanti. Tentang tiket bisa baca di tulisan sebelumnya yah. Selesai urusan pertiketan kami lanjut donk dari gedung ini keluar menuju pelataran shuttle bus. Bus shuttle ini yang akan mengantar kita menuju parkiran atas.

Tulisan ini masih kelanjutkan dari perjalanan kami selama beberapa hari di kota Xian, Beijing dan Shanghai. Semua tulisan bisa dilihat di halaman #chinamay2016 yah.

Keluar gedung kita akan melewati jejeran lapak penjual makanan dan juga oleh2. Sayangnya, saya masih ragu2 dengan makanan …. alhasil cuman melewati jejeran lapak ini dengan perut lapar 😅. Setelah jalan sekitar 30 menit … ga dink paling 5 menit, kita tiba di pelataran shelter bus. Perasaan tadi di bawah sepih, kenapa disini jadi ada banyak orang yah … sebenarnya ga banyak2 amat sih palingan satu bus besar itu 40-an orang. Masuk antrian, serahkan tiket langsung naik ke dalam bus ini.




Nge-bus lagi

Perjalanan shuttle bus ini tidaklah terlalu lama. Hanya 5-10 menit perjalanan. Tapi jalur yang dilewati nanjak. Setelah tiba di shelter atas, kami pun turun kembali …. petunjuk arah masih sangat terbatas….. sama seperti di bawah tadi, perjalanan ini melewati beberapa lapak pedagang. Kami pun jalan aja langsung menuju kereta gantung donk. Sama seperti naik bus, karena sepih, tidak ada antran loh, masuk langsung naik.

Perjalanan kereta gantung sekitar 5 menit. Kereta dengan kapasitas 4 orang ini membawa kita di atas pepohohan hutan yang sangat lebat. Karena udah hujan dan berawan, tidak banyak pemandangan yang bisa dilihat. Entah di bawah sana ada harimau atau tidak 😁

Sayang seribu sayang ….. cuaca diatas sini tidak terlalu bebeda dengan dibawah. masih juga hujan …. gerimis deh , karena ga terlalu deras. tapi cuacanya lebih dingin dari pada dibawah . Ya iya, pan kita pakai kereta gantung naik ke atas. .. hihihi….

Dan sama dengan dibawah tadi … di stasiun atas ini suasanya sama sepihnya dengan dibawah. Papan arah pun tidak ada. Kami keluar langsung menuju lokasi yang dinanti2. Jalan melewati jalan setapak selebar 2 mtr hati2 yah kalau hujan bisa licin. Tidak terlalu lama menanjak kami tiba di tkp … jalan ini terbagi gua …. bagian yang nanjak tapi landai yang biasanya buat manula ada juga yang undakan2 pendek

Sebuah spot selebaran 1/2 lapangan basket, disini terdapat sebuah …. yang menunjukkan bahwa objek wisata ini merupakan world heritage yang dilindungi

China Great Wall Mutianyu
China Great Wall Mutianyu

Dingin menanti di Muntianyu Tembok China

Ternyatah …. semakin naik, semakin dingin dan tetap gerimis but shiw must go on …. akhirnya kami naik ke bagian utama China Great Wall. Melewati anak tangga dari batu mirip naik ke atas candi. Yap …. yang ini undakannya memang mirip candi …. bedanya … jalur landainya juga ada tapi lokasinya terpisah di kiri jalan ini.tidak tinggi sih … paling kita naik 5 meter saja ….

Tarra ….. saat ini saya benar2 sudah berada di salah satu keajaiban buatan manusia …. Sama seperti di bawah tadi, di atas pun tidak banyak pengunjung. walaupun cuaca tidak buruk2 amat sih ….

Sepanjang mata memandang yang dilihat yah batuan ini yang membentuk dinding pertahanan sepanjang ribuan km dan menjaga negara / kerajaan mereka dari serangan kerajaan orang lain…

Diatas ini kini kita akan melihat sebuah keajaiban. Ada beberapa lokasi yang dibuat lebih tinggi. Berbentuk bangunan berdinding. Sekilas sih mirip menara pandang gitu. Ada juga yang lebih lebar dan tinggi, sepertinya ini ruang komando yang lebih banyak anggotanya.

China Great Wall Mutianyu -
China Great Wall Mutianyu –

Beku ….

Ingat cerita di awal yang cuacanya gerimis dan dingin. Ternyata badan gua sepertinya kurang menikmati cuaca ini. walhasil badan gua menggigil membeku …. ribet mau geraknya…. akhirnya yah ….. selama di atas ini tidak ada tukang pop mie , kopi , dll yah ….. hanya tembok. Toilet lokasinya ada di sisi atas dan bawah. Kamu bebas melakukan apapun disana selama masih mematuhi aturan sebagai pengunjung objek wisata.

Tempat terbaik untuk foto yah …. sepertinya semakin jauh semakin sepih. Selama berada diatas ini kamu bebas mau berjalan ke arah kiri atau kanan dari lokasi kamu datang. Tapi bisa dipastikan, kamu akan kembali turun / keluar melalui pintu yang sama dengan pintu kamu masuk. Kecuali kalau mau turun jalan kaki atau pakai perosotan ya.

Turun dari Muntianyu Tembok China

Kelar menikmati pemandangan di atas keajaiban dunia, kami memutuskan turun untuk kembali ke kota Beijing. Jalur turun sampai dengan tempat kami membeli tiket masih sama seperti kami naik. Sebelum masuk kereta gantung, kami sempat membeli jagung rebus dulu karena perut kroncongan. Turun menuju stasiun atas kereta gantung, setibanya di stasiun bawah kereta gantung langsung jalan menuju terminal shelter bus yang akan mengantar kita ke bawah kemudian jalan lagi menuju gedung tempat membeli tiket.

Nah ….. sayangnya ….. lapak2 penjual makanan diantara shelter bus di bawah dan gedung penjualan tiket yang tadi pas kami datang masih buka sekarang sudah banyak yang tutup. Dan ternyata di bawah sini sudah sepih pakau bangets. Mungkin karena sepih ini jadi mereka tutup. kalau satu dua ada sih yang buka …. Atau mereka tutup karena kedinginan seperti gua yah …

Baca juga keseruan kami main sepeda di Xi’an City Wall yah …

Pameran

Tepat di depan bangunan utama tempat kami membeli tiket ada gedung lainnya yang juga besar. Saya pun mencoba masuk donk. Tidak ada tiket tambahan untuk masuk ke gedung ini. Di dalam ini ternyata dimanfaat sebagai ruang pamer secara umum tentang sejarah negara China secara garis besar. Namun secara khusus , juga memamerkan tentang tembok China ini. Tidak lupa juga tentang dimulainya renovasi pintu masuk Mutianyu Tembok China beberapa tahun lalu agar lebih nyaman bagi pengunjung.

Menelpon supir

Ingat supir yang mengantar kami setelah turun dari bis dari Beijing. Nah, sekarang kami harus menghubungi bapak itu lagi untuk diantar dari Muntianyu Tembok China ke bus menuju Beijing. Setelah mencoba, akhirnya kami berhasil menghubungi bapak ini untuk minta dijemput. Jika kamu mengalami masalah komunikasi, mungkin kamu bisa mencoba bertanya ke bagian informasi.

Setelah menunggu beberapa saat …. si bapak menjemput kami di ruang tempat kami membeli tiket ini. Bapakkkkk … pretttt ….

Akhirnya kami berjalan menuju parkiran mobil. Eng ing eng ….. bangku belakang mobil berganti dengan kursi portable. hahahahah …. Ternyata bapak ini baru saja selesai mengantar barang namun belum sempat memasang kembali bangkunya.

Another eng ing eng ….

Setelah perjalanan di mobil sekitar 30 menit, kami tiba di jalan utama. Tetapih …. kami tidak diturunkan di halte …. kami diturunkan di seberang halte bus pulang kami. Setelah menyelesaikan urusan duit ternyata kami disuruh menunggu disini karena hujan. Ini sebenarnya cartport lapak orang.

Warung kelontong menjual makanan. Disampingnya sepertinya ada restaurant tapi belum buka. Sekilas gua melihat, si bapak tadi memang pergi ternyata dia menunggu tidak jauh dari tempat kami diturunkan. Saya tidak tau berapa lama kami menunggu …. perut lapar trus juga dingin. Beberapa bule pun tiba2 ikut berkumpul disini.

China Great Wall Mutianyu -
China Great Wall Mutianyu –

Ternyata

Setelah menunggu sekian puluh menit …. si bapak tadi tiba2 nongol lagi trus menyuruh kami menyeberang menuju halte. Yah kami ikutin aja donk. Saya pan anak baik2. Ternyata ….. beberapa saat setelah itu bus yang kami tunggu2 muncul …. horray kami bisa kembali ke Beijing.

Saat naik bus ini penumpang pun hanya beberapa orang. Ternyata suhu di dalam bus sama dinginnya. Hahahah …. Naik dalam bus kemudian ketiduran …. Nah bangun2 ternyata jalanan macet banget. Pas liat hape kami pulang mengikuti jam pulang orang2 kantor.

Akhirnya …. setelah perjalanan yang cukup panjang kami tiba kembali di “terminal” tempat tadi pagi kami naik. ….

Ada cerita menarik nih ….

Setibanya di “terminal” kami dengan langkah cepat langsung berjalan menuju Terminal ,… ada penjual jagung, ambil masukin plastik bawa deh …. Setibanya di stasiun yang besar ini, ikutin aja orang2 pada jalan kemana … masuk ke dalam gedung ….. langsung nyari WC …. masuk sebentar, langsung kibarkan bendera putih ….. saya menyerah …. keluar lagi aja, urusan ini ditunda dulu ….. hahahahah




About

Anak ini katanya nih suka jalan2 sebagai bagian dari kehidupan sehari2 untuk mensyukuri dan dunia dengan mata sendiri . . . Padahal dompet kembang kempis ... hoplah ...

View all posts by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *