Malam mingguan (lagi) di Sekitaran Monumen Nasional




Teringat trip singkat beberapa tahun lalu ketika berkunjung ke Istana kemudian lanjut ke Monumen Nasional. Dan trip singkat lainnya berkunjung kembali ke Monumen Nasional menjelang senjan malam. Dan trip-trip lainnya yang berujung ke Monumen Nasional. Ternyata sampai sekarang Monumen Nasional masih tetap menjadi salah satu andalan wisata murah meriah. Selain Monumen Nasional sih ada beberapa objek wisata lainnya …. baca aja yah cerita saya tahun 2015 tentang Yang menantang di JakartaBaca juga tentang wisata murah lainnya di kota Jakarta , ada kota Tua dan bus wisata tingkat.

Salah satu alasan Monumen Nasional menjadi wisata murah meriah yah karena sejak dahulu banget untuk masuk ke lingkungan Monumen Nasional pengunjung tidak dikenakan biaya masuk. Ini sih sejak dulu pertama kali gua kesini memang tidak ada biaya masuknya. Pengunjung baru dikenakan biaya tiket ketika mau masuk ke dalam Tugu Monumen-nya.

Monas -Tugu Monumen Nasional
Monas -Tugu Monumen Nasional

Namun, selalu saja ada perubahan dari Monumen Nasional yang kadang terlihat kasat mata tapi ada juga yang tidak terlihat kalau kita tidak jeli. Ada beberapa hal yang saat ini benar benar berubah dibandingkan beberapa tahun lalu. Lingkungan sekitar Taman Monumen Nasional sudah tertata lebih rapih. Sudah steril dari penjual kaki lima. Ada untungnya sih ….. pengunjung jadi tidak terganggu ….. ga untungnya …. kita harus bawa air minum dan makanan sendiri,ga bisa lagi duduk trus manggil babang dagang …. popmie nya satu … Petugas pun  secara rutin menggunakan mobil dan pengeras suara berkeliling dan mengingatkan para pengunjung agar tidak menginjak rumput2 yang memang ditata untuk keindahan. Oia, mobil umum tidak boleh masuk yah, kalau ini kayaknya sudah sejak tahun 2000-an yah.




Nah yang juga benar2 sudah berubah yaitu sistem parkirnya. Masuk menggunakan mesin karcis, keluar bayar sesuai tarif yang dicetak. Tidak ada pungli atau tarif semaunya. Udah kayak di mall2 besar dah. Lokasi parkir masih tetap sama kok, IRTI di seberang kantor walikota. Dan juga di jaga oleh petugas resmi dari UPT

Kantin yang dulu di pelataran parkir IRTI hanya berupa gerobak2 individual, saat ini sudah dirapihkan dalam sebuah bangunan semi permanen seperti tenta besar gitu. Kalau ga salah ini sudah sejak dua tiga tahun lalu dan daftar harga ditempel di bagian depan lapak pedagang. Sebenarnya di setiap lapak ada aturan wajib membayar menggunakan e-money, tapi karena saya ga makan jadi ga tau deh kenyataan disana. Saya hanya mencoba membeli minuman di vending machine menggunakan e-money.

Nah yang juga sudah diperbaiki yah masalah toilet. Letaknya masih satu lokasi dengan lapak2 pedagang, bersih dan gratis tis tis. Walau sepertinya kalau ramai ngantri juga nih. Gua ga tau nih di dalam ada toilet lagi atau tidak.

Monas - air mancur menari
Monas – air mancur menari

Kunjungan  Malam Hari

Dahulu ketika belum ada yang namanya jam kunjungan malam hari, kalau ga salah sekitar 1/2 6 menjelang malam hari para pengunjung sudah harus keluar dari Tugu Monument. Nah yang bisa dikatakan benar2 baru yah ini, dibukanya Kunjungan Monumen Nasional malam hari. Ga sampai atas sih, sekedar pelataran bawahnya aja. Saya tidak tau jam operasional kunjungan malam ini. Malam minggu kemarin, sekitaran Monumen Nasional hanya dibuka sampai jam 10 malam. Yang ditutup itu bukan hanya Tugunya saja, tetapi juga bagian taman sekitar Monumen Nasional. Jadi setelah jam  ini, tidak ada lagi pengunjung umumnya. Tapi lumayan kan bisa melihat taman sekitaran monumen nasional dari sudut yang berbeda.

Air Mancur Menari

Nah yang juga ” baru” yah kembali beroperasinya air mancur. Air mancur ini pertama kali “menari” beberapa tahun lalu, kemudian setelah 2 tahunan beroperasi, air mancurnya rusak dan tidak beroperasi lagi. Setelah menganggur , lalu dilanjutkan beberapa bulan masa perbaikan ait mancur ini. Bulan ini, Agustus 2017 air mancur ini kembali beraksi. Air mancur menari hanya beraksi di hari weekend. jam mainnya jam 19.30 dan 20.30 malam.

Kunjungan kami malam minggu kemarin Alhamdulillah ditemani udara yang sejuk. Angin tidak terlalu kencang tapi tetap bertiup pelan. Kami datang menyaksikan yang shift dua, 20.30. Selama sekitar 30 menit, diiringi 5/6 lagu daerah yang khusus di arragment oleh Addie MS, pompa air mancur secara bergantian mendorong air ke atas bergantian mengikuti irama musiknya. Walau kadang sepertinya gerakan pompa sepertinya lebih lambat dari musiknya.

Oia …. selain itu, setiap ai mancur dilengkapi sama lampu sorot dari bawahnya. Berbagai warna-warni serta lampu utama yang berada di sekitar air mancur dimatikan. Sehingga pengunjung yang menikmati air mancur menari ini lebih puas. Air mancur ini letaknya masih sama dengan yang dulu yah, di sisi Barat berseberangan dengab KemenInFo.

Baca juga cerita saya berkunjung ke lembah harau yah

Tips Berkunjung :

  1. Satu hal yang masih jadi masalah yaitu parkir IRTI. Karena pintu masuknya hanya satu mobil satu motor, terjadi antrian yang cukup panjang. Isitilahnya ,,,,, botlle neck. 
  2. Monumen Nasional kan luas dan termasuk ruang terbuka, usahakan membawa payung …. kalau siang hari bisa melindungi dari panas sekaligus persiapan kalau tiba2 turun hujan.
  3. Sama seperti kunjungan saya beberapa tahun lalu, jangan sampai salah kostum yah ….

Sayangnya …. kemarin saya lupa kalau Monumen Nasional sekarang ada wisata malam. Jadi kedatangan kami kali ini hanya menyeauaikan dengan jam beraksinya si air mancur menari….

Have a nice day …




About

Anak ini katanya nih suka jalan2 sebagai bagian dari kehidupan sehari2 untuk mensyukuri dan dunia dengan mata sendiri . . . Padahal dompet kembang kempis ... hoplah ...

View all posts by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *