42 jam Sight Seing kota Shanghai ( bagian 1 )

Setelah sebelumnya kami Menikmati Tembok China dan Tiananmen Kota ketiga sekaligus terakhir di edisi #chinamay2016 adalah kota Shanghai. Terletak sekitar 1300km (+- PP Jakarta – Surabaya ) dari kota Beijing, kami punya waktu untuk menikmati kota Shanghai sekira 42 jam. Kami tiba pagi ini, dan besok malam menjelang pergantian hari kami menuju Bandara dilanjutkan terbang menuju Kuala Lumpur jam 1 pagi besok lusa. Dengan waktu yang sangat terbatas plus kondisi badan yang mulai menurun … jadi wisata di kota ini hanyalah Sightseeing sekitaran penginapan saja. Ada Yu Yuan garden ,The Bund dan juga Pearl Tower.

Tulisan ini masih kelanjutkan dari perjalanan kami selama beberapa hari di kota XianBeijing dan Shanghai. Semua tulisan bisa dilihat di halaman #chinamay2016 yah.

Perjalanan kami dari Beijing menuju Shanghai kami menggunakan kereta lagi. Sayangnya, karena pada saat memesan tiket kami telat. Jadi kelas kereta sesuai jadwal yang kami inginkan sudah habis. Resikonya, kami harus memmilih antara membeli kelas yang lebih tinggi dengan harga yang lebih mahal 1 1/2 kali lipat atau turun kelas dengan harga yang murah dengan fasilitas. Kalau mau menggunakan pesawat kami harus menambah biaya lagi untuk penginapan karena perjalanan singkat dan ga mungkin menginap di bandara. akhirnya diputuskan kami membeli tiket dengan turun kelas …. alhasil … kereta yang kami naiki tidak senyaman kereta Xian ke Beijing. cerita lengkapnya ada disini yah …. 

Tiket Kereta #chinamay2016
Tiket Kereta #chinamay2016

Pagi ini, setibanya di Shanghai Stasion kami langsung mencari loket penjualan kartu transportasi. hal ini untuk mengurangi waktu yang terbuang karena antri membeli tiket satuan. Sama kasusnya dengan saat kami berada di stasiun Dongzimen ketika itu mau mencari bus menuju Muntianyu China Great Wall. Disini pun kami sempat kesulitas mencari loket tiket subway ini katena stasiunnya yang cukup besar.

Baca juga cerita kami kedinginan di Muntianyu China Great Wall 

Sebenarnya dari stasiun kami mencari alternatif bus umum menuju penginapan. kenapa bus …. sebelumnya kami sudah punya rute menggunakan subway, tapi kurang nyaman karena harus turun2. agar kami tidak perlu transit di subway. namun apa mau dikata, walau sudah berputar2 di dalam stasiun dan bertanya pada booth informasi yang memang khusus untuk wisatawan. namun kami tidak ada jawaban
pasti. akhirnya kami memustuskan masuk lagi ke dalam stasiun dan menggunakan subway.

NAIK SUBWAY

Yah mau gimana lagi kan …. dengan badan yang seadanya dan menggeret koper kami harus masuk ke dalam subway. Bonusnya ternyata kami bersamaan dengan jam masuk kantor. Untungnya, sikon subway saat itu tidak sepadat bayangan saya. eh ternyatah ….. sayang seribu sayang …. karena miss informasi. kami salah turun stasiun. Walhasil kami turun di daerah perkantoran. dan harus berjalan lagi cukup jauh. Padahal ….. deket penginapan ada stasiun subway juga …. hahahahah …. aqua mijon2 ….yah ujungnya sih nyampe juga sih. setelah geret2 koper.

saga hotel shanghai
saga hotel shanghai

SAGA HOTEL

Terletak di pusat keramaian kota Shanghai, bangunan gedung hotel tampaknya tidak telalu lama. pagi ini setelah mencoba early check-in, dan berhasil hasilnya kami bisa meletakkan tas terlebih dahulu. Kami pun bisa mandi segar lagi donk.

cerita pagi hari ketika kami checkin tidak terlalu banyak. karena lokasinya di pusat kota yang cukup padat. jendela kaca yang tersembunyi dibalik gorden. ketika dibuka jreng …. gedung tetangga deh. Fasilitas kamar cukup bagus untuk sebuah kamat bagi traveller. Kami pun memutuskan beristirahat sebentar sekaligus bersih bersih badan dahulu.

Btw ….saya tidak ingat waktu kenapa namanya “SAGA” ….. tapi ini link di booking.com  tempat saya mesan hotel ini :


Booking.com

 

Nge-bus umum ke Yu Yuan Garden

Dari penginapan saya menggunakan aplikasi maps offiline menuju halte bus kemudian dilanjutkan menggunakan bus umum. Untungnya, kali ini keberuntungan ada di pihak kami. Kami berhasil tiba di lokasi sesuai dengan rencana. Lokasi wisata dan perkantoran yang cukup banyak jadi suasana disini ada yang formal maupun cuek aja.

Bedanya …. kalau Summer Palace dan Tian an men di Beijing lokasinya memang tempat wisatawan nah yang dimari lokasinya dikelilingi gedung2 perkantoran. bisa dikatakan kalau saya sedikit kesulitan mencari arah getbang masuknya.

Yu Yuan Garden Shanghai
Yu Yuan Garden Shanghai

Yu Yuan Garden Shanghai

Jika di kota Beijing ada Summer Palace dan Tian an men. Maka di kota Shanghai ini ada yang namanya Yu Yuan Garden namun dengan ukuran yang jauh lebih kecil yah. Dengan luas hanya sekitar 20000 jadi sangat jauh dengan ukuran taman2 sejenis kan.

Kenapa kecil ?

Sebagai kerajaan yang berkuasa, ada yang berbeda dari taman ini. Jika taman2 yang lain dibangun oleh penguasa / pemerintah untuk kehidupan pemerintahan mereka. Sedangkan taman yang satu ini dibangun dibangun oleh penguasa / Gubernur untuk sang ayah Gubernur menikmati masa tuanya.

Namun sayang sekali, taman yang selesai dibangun oleh seorang Gubernur pada tahun 1577 di jaman dinasti Ming Pan Yun ini tidak sempat dinikmati sang ayah karena keburu meninggal. Setelah itu taman ini dimanfaatkan untuk kebutuhan pribadi dan sempat beralih ke tangan para konglomerat di jaman dinasti Qing untuk keperluan pemerintahan. Pada tahun 1961, taman ini kembali mengalami perubahan dan renovasi dan kemudian dibuka untuk khalayak umun. [ source: wikipedia]

Baca juga tentang ribuan patung Terracota di Xi’an yah

What to see

Banyak hal yang bisa kamu nikmati di taman ini. Mulai dari wisata belanja, keluar masuk satu toko ke toko lainnya. Bisa juga wisata kuliner. Berbagai jenis makanan dijual dalam taman ini. Kegiatan lain yang bisa kamu nikmati yah keindahan arsitektur Tiongkok di jamannya kerajaan dahulu. Bangunan2 jadul dijaga keasliannya dan bisa buat foto2 yang sangat instagramable. Sebenarnya ada cerita tentang batu besar. Tapi sayangnya saya kemarin tidak mencari batu ini salah satunya karena memang sudah kecapean dan cuaca gerimis jadi malas muter2 lagi.

About

Anak ini katanya nih suka jalan2 sebagai bagian dari kehidupan sehari2 untuk mensyukuri dan dunia dengan mata sendiri . . . Padahal dompet kembang kempis ... hoplah ...

View all posts by

2 thoughts on “42 jam Sight Seing kota Shanghai ( bagian 1 )

  1. Halo Mas Wirawan, salam kenal, saya Tuti. Saya ada rencana ke Shanghai Nov ini. Mau tanya, waktu di Shanghai menginap di Saga Hotel? Nama lengkap hotelnya apa Mas? Dan bookingnya lwt mana? Saya cari kok tidak ada ya di mbah google. Hotelnya recommended kah? Terima kasih.

    1. Hai mbak … saya tidak ingat dapat nama ini dari mana.Tapi saya barusan nyari2 di booking. com , nama hotelnya Chunshengjiang Hotel
      ( http://www.booking.com/hotel/cn/shang-hai-chun-shen-jiang.html?aid=1288716&no_rooms=1&group_adults=1 ). Kalau menurutu saya sih hotelnya bagus ko, so so lah yang penting tempat tidur, resepsionis,kamar mandi bisa dinikmati. Dan ini sangat dekat dengan najing road trus sampai the bund-nya ….jadi untuk saya ini nyaman dan recomended

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *