China ala backpacker #Chinamay2016 [ updated ]

Satu negara, China. Tapi panjang perjalanan daratnya ….   2600km … kereta ( entah api atau listrik ) menghubungkan tiga kota besar di negara ini. Jangan heran kalau akhirnya mereka menjadi negara yang mampu menguasai perekonomian dunia.

China ala backpacker

Alhamdulillah, tahun ini kembali mendapatkan rezeki menikmati belahan negara lain. Sebenarnya kami memiliki tiket ke Hanoi one way, seharga 18 ribu rupiah yang kami dapatkan dari error web via.com. Tapi, sepertinya Allah memberikan kita lebih tantangan. Kombinasi perjalanan menggunakan tiket error jadinya malah lebih mahal, karena kami mengincar kota Xian, China sebagai negara kedua.

Disaat yang sama, muncul promo dari AA lagi. Dan finally,  pilihan tiket pesawat diskon yang kami pilih adalah penerbangan ke Xi’an, China. Diskon yang muncul di saat yang diharapkan. Air Asia memberikan tiket promo harga + tukar poin. Tanpa banyak cingcong kami memutuskan mengubah destinasi menjadi explore China. Kami mendapatkan tiket perjalanan KL – Xian dan Shanghai KL dengan waktu disana selama 9 hari.

#chinamay2016
#chinamay2016

Setelah melalui ribuan kali pertimbangan, kami memutuskan tiga kota akan kami kunjungi, Xi’an, Beijing dan diakhiri di kota Shanghai. Ternyata jarak Xi’an – Beijing sekitar 1275 km, udah kayak Bandung – Surabaya pp cuy. Trus jarak Beijing – Shanghai 1463 km. Wow kan jaraknya, jadi mirip dari ke jakarta Surabaya Pp kan. Dan ternyata (lagi) pilihan waktunya pun mirip dengan perjalanan kami tahun lalu #surveykoreajepang. Hehehe….

Sama seperti tahun lalu, perjalanan tahun ini juga dilakukan secara otodidak tapi semi backpack. Kami membuat segala perencanaan walaupun ada beberapa hal yang kami tingkatkan dari tahun sebelumnya. Misal kenyamanan selama di perjalanan dan juga tingkat kepadatan jadwal yang kami susun. Dan kali ini, saya mencoba menggunakan koper … why ? nyoba aja merasakan keret2 tu koper…. tapi … beban pinggang berkurang banyak 🙂

#chinamay2016 - xian beijing shanghai
#chinamay2016 – xian beijing shanghai

Hmmmm

Satu persatu persiapan trip ini dimulai, mulai itin perjalanan A to Z. Itin merupakan sebuah rencana yang cukup kompleks, karena setelah membaca berbagai blog di online dan juga membeli beberapa buku. Semua memberikan pertimbangan masing2 dalam membuat itin. Ada yang pecinta kuliner, ada yang penikmat sejarah khususnya sejarah peradaban dunia. Ada yang kejar tayang juga asal bisa selfie di lokasi. Sedangkan kami…. Ah kami mah yang nyaman2 aja di kami

Persiapan lain yang tidak kalah penting yaitu pembuatan Visa. Sekarang Visa sudah seperti syarat utama agar kita bisa naik pesawat. Yap, saat ini, maskapai penerbangan akan me-re-check kelengkapan dokumen kita menuju negara tujuan, terutama Visa. Apakah negara yang akan kita kunjungi menerapkan free visa, visa on arrival atau visa sudah harus diurus terlebih dahulu. Jadi inget kalau tahun lalu berdebat di KLIA2 karena petugas counter tidak meloloskan kami terbang ke Korea Selatan menggunakan Visa Jepang ( masuk Korea Selatan dengan visa kunjungan wisata jepang ). Dan sayangnya , saat ini cara kami ini sudah tidak diperbolehkan lagi oleh Pemerintah Korea Selatan [ baca juga : Perubahan syarat masuk Korea Selatan menggunakan Visa Jepang]

Bahkan tahun ini, kami terpaksa ganti paspor ( karena sebenarnya tidak ada perpanjangan paspor, secara kan ganti no paspor ) , masa pakai paspor istri kalau disesuaikan dengan perjalanan ini sudah terlalu mepet expired 6 bulan. Mending bikin baru dapat stempel imigrasi di paspor baru kan :).

Visa China

Ternyata pengurusan visa China ( kunjungan wisata) tidak terlalu rumit. Tinggal mengisi formulir yang ada dan melampirkan fotokopi beberapa dokumen pribadi saja. Bahkan tidak perlu data tabungan dan surat keterangan status karyawan. Yang penting itin perjalanan dan akomodasi ke sana, disana dan ke luar dari China lengkap kap kap.

#chinamay2016 - saga hotel beijing
#chinamay2016 – saga hotel beijing

Akomodasi di China

Di setiap kota kami menginap di penginapan. Tahun ini kami mengusahakan mencari penginapan yang dekat dengan pusat keramaian dan relatif murah. Yah hidup harus berubah, setelah selama ini mempertimbangkan harga di urutan pertama, kali ini harga diurutan ke dua. Sedangkan kenyamanan naik kelas.

Di Xi’an kami mendapatkan penginapan kelas backpacker di pusat kota. Sayangnya, di Beijing dan Shanghai tidak begitu. Menghindari kejadian tahun lalu dimana karena mencari harga murah, terpaksa menginap jauh dari subway. Kali ini jarak menjadi pertimbangan utama gua. Damage cost penginapan tahun ini memang cukup berasa banget, tapi tertolong karena kita berlima jadi share costnya lebih enak di dompet.

Sebagai sarana transportasi dalam kota, kami menikmati bus umum dan subway yang juga digunakan warga umum. Di kota beijing kami menggunakan kartu transportasi ( uang elektronik ) yang sangat membantu mengurangi biaya dan mengurangi waktu pembelian tiket subway. Sempat juga beberapa kali menikmati rush hour

Sebagai transportasi pengubung antar kota, jika tahun lalu antara kyoto – Tokyo – toyama kami menggunakan paket willer bus (IDR 1.3jt 3 malam) dan sempat mencoba kereta cepatnya Jepang, Shinkansen. Kali ini kami hanya menggunakan kereta api ( mungkin lebih tepatnya kereta listrik jarak jauh). Mempertimbangkan beberapa hal, terutama karena kami belum pernah merasakan kereta dengan fasilitas tempat tidur. Sleeper train, Dengan “resiko” mengeluarkan ongkos lebih 3x lipat kelas ekonomi. Dan ternyata walaupun sleeper, tapi jenisnya banyak. Sebenarnya mau nyoba bullet train ( shinkanse-nya china), tapi huarganya cukup menguras dompet. Batal deh

#chinamay2016 - Lebaran 2016
#chinamay2016 – Lebaran 2016

Muslim area

Ternyata….. Walaupun minoritas, komunitas muslim masih bisa ditemukan di 3 kota yang kami kunjungi. Di kota Xian kami berkunjung ke xi’an great mosque. Yang letaknya hanya sejengkal dari pusat keramaian kota Xian. Di beijing dan shanghai, kami berkunjung ke 2 masjid di setiap kota. Namun walaupun sebenarnya ada lebih dari 2 masjid tapi kendala keterbatasan data jadi tidak bisa kami datangi. Dan di sekitar masjid biasanya ada restoran muslimnya. Bahkan di sekitar east nanjing beijing, kami menemukan 3 restoran muslim. Bahkan di objek wisata kota terlarang beijing, dikeliling 4 masjid

Masalah menu makanan dan rasa makanan juga menjadi tantangan tersendiri.Namun berbeda dengan tahun lalu yang mengandalkan biah, lemper dan roti tawar sebagai sumber karbo. Kali ini sempat mencari makanan di berbagai tempat. Namun… Selain rasanya tidak cocok, menentukan apa yg akan dimakan juga repot. Terutama jika menu yang tersedia hanyalah tulisan bahasa mereka ( mandarin) dan mereka tidak bisa bahasa inggris.

Mencari oleh2 

Mencari oleh2 disini ko sepertinya lebih sulit yah. Di qianmen ada sebuah gang kecil yang menjual berbagai souvenir. Dari gantungan, magnet, dompet. Kemampuan menawar sangat diperlukan. Terutaman jika akan membeli dalam jumlah yabg banyak.

Damage cost

Menurut saya ini pertungan yang sangat subjektif kan. Sebagian besar objek wisata mengenakan tarif masuk yang menurut kita mungkin mahal, minimal idr 50rb. Sedangkan biaya bus umum tergantung jenis bus yang kita gunakan, non ac , ac maupun express. Sedangkan di dalam kota, menggunakan kartu transportasi cukup menghemat pengeluaran.

Intermezo-gan …

Hmmm semua yg ditulis diatas hanyalah intermezo semata…. Yang akan ditulis di tulisan2 selanjutnya….

Kompartmen Soft Sleeper kereta Xi’an ke Beijing
Kompartmen Soft Sleeper kereta Xi’an ke Beijing

Nah tentang kereta antar kota di China, gua tulis beberapa bagian yah :

  1. Mudahnya mengurus visa China ( Baca Selengkapnya )

    #Chinamay2016 - Visa China
    #Chinamay2016 – Visa China
  2. Sekilas tentang website travelchinaguide untuk membeli tikt kereta api ( listrik ) antar kota ( Baca Selengkapnya)
  3. Membeli tiket kereta ( Baca Selengkapnya)
  4. Memasuki stasiun di China ( Baca Selengkapnya )
  5. Masuk kereta di China ( Baca Selengkapnya )
  6. Tips – tips berkereta di China ( Baca Selengkapnya )

Nah sekarang kota pertama di negara ini, kota Xi’an

  1. Sekilas Xian ( baca selengkapnya )
  2. Menginap di Bell Tower Youth Hostel ( baca selengkapnya )
  3. Patung Tentara Terracota, menanti …. ( baca selengkapnya )
  4. Hua Qing Hot Spring ( baca selengkapnya )
  5. Sightseeing dan Kuliner halal kota Xian ( baca selengkapnya)
  6. Xian Great Mosque, terluas dan tertua di China ( baca selengkapnya )
  7. Main sepeda di Xi’an City Wall ( baca selengkapnya )
  8. Tragedi Subway kota Xi’an ( baca selengkapnya )

Sebagian cerita kami di Kota Beijing  

  1. Serunya di kota Beijing dan sekitarnya … ( Baca selengkapnya )
  2. Menginap di RJ Brown Hotel,  ( Baca selengkapnya )
  3. Cara murah ke Mutianyu Great Wall of China ( Baca selengkapnya )
  4. Sepihnya Mutianya Great Wall of China,cerita kami disana (1) ( Baca selengkapnya )
  5. Sepihnya Mutianya Great Wall of China,cerita kami disana (2) ( Baca selengkapnya )
  6. Tips menikmati lapangan Tiananmen dan Forbidden City ( Baca selengkapnya )
  7. Mudahnya mencari masjid dan makanan Halal di Beijing (1) ( Baca selengkapnya )
  8. Mudahnya mencari masjid dan makanan Halal di Beijing (2) ( Baca selengkapnya )

Shanghainya menyusul yah /// 🙂

Xian Sightseeing
Xian Sightseeing

About

Anak ini katanya nih suka jalan2 sebagai bagian dari kehidupan sehari2 untuk mensyukuri dan dunia dengan mata sendiri . . . Padahal dompet kembang kempis ... hoplah ...

View all posts by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *