Urus paspor yang (semakin) mudah dan nyaman [ part 1 of 2 ]

img048Hoplah , kembali dengan topik paspor saya kembali. Setelah taun lalu berurusan dengan penambahan suku nama. Kali ini berurusan dengan dengan habis masa berlaku. Setelah mendapatkan kepastian ketersediaan blanko e-pasport dari @kanim_jaksel akhirnya ditentukan bakal urus ganti paspor habis masa berlaku ( imigrasi tdk/belum ada isitilah perpanjang paspor) secepatnya. Daripada habis lagi ……

Baca2 tulisan di website2, dan di web Imigrasi ternyata syarat2 pengurusan paspor cukup mudah. KTP, KK, Akta lahir dan paspor lama jika ada. Semua data di setiap berkas harus sama yah. Semua difoto kopi di kertas a4 tanpa dipotong. Khusus paspor lama hanya foto kopi lembar judul dalam yang ada identitas kita / pemilik paspor. Sebenarnya gua bersyukur dengan aturan ini, jadi kita lebih menghargai berkas2 berharga kita. 

Sekarang untuk urusan paspor bisa dilakukan di kanim manapun tampa mengenal domisili tempat tinggal. Jd lumayan lah mengurangi beban keterikatan. Jd inget 5 tahun lalu, untuk pertama kalinya bikin paspor di kanim depok, margonda raya. Sekarang kanim depok udah pindah ke kompleks GDC. Nyampe sana pagi2 juga. Nah karena pengambilan siang hari, jd deh masuk kerja setengah hari. Pas nyampe sana saat mau ngambil, si embak2 petugasnya sok liat2 jam karena gua nyampe disaat2 pulang…. Padahal dia ga ada kerjaan juga. Sekarang gua mengurus di kanim jaksel. Krn ini deket sama kantor gua. Hahahha….

Saat ini proses hanya dua kali kunjungan, si pemohon minimal datang sekali. Kunjungan pertama adalah pendaftaran, penyerahan berkas, wawancara dan langsung foto. Setelah foto, kita akan mendapatkan berkas pendaftaran sekaligus perintah pembayaran di bank BNI manapun, yah sejenis invoice lah.

Yap…. Sekarang pendaftaran sampai pemotretan digabung sekaligus jadi sekali kunjungan. Paling engga, ini di kanim yang gua datengin yah.Jadi pemohon wajib dataang, kan ga mungkin fotonya diwakilin.

Hoplaah

DSC_1684Gua nyampe di kanim jaksel jam 5.20… Telat dari target nyampe jam 5 pagi. Saat datang, suasana masih gelap… Maksudnya suasana di luar pagar kanim. Kalau di teras kanim udah ada berkas yang di letak-kan di lantai membentuk antrian. Itung otung itung, gua antrian no 17 . . .  Sampai jam 6 pagi, antrian semakin panjang dan mulai dibagi tiga. Antrian walk-in tampa daftar online, daftar online dan antrian manula/bumil/anak2.

Walk-in vs daftar online

Karena dahulu prosesnya 2+1, penyerahan berkas, pemotretatan dan pengambilan berkas yg bisa diwakilkan. Krn skr cmn penyerahan nerkas dan pengambilan paspor. Jd apa fungsinya daftar online ?

Fungsi daftar online adalah membatasi quota harian. Jd kalau walk-in berlaku hukum rimba siapa cepat dia dapat antrian. Sehari dibatasin 100 orang. Bisa dilihat di web ini untuk quota antrian. Menurut perkiraan gua, kemarin quota walk-in kanim Jaksel habis sekitar jam 7 an

Kalau dengan pendaftaran online, krn tanggal kunjungan sudah kita tentukan saat di web, jd saat tiba disana sesuai jadwal pasti ada quota. Tinggal kita dapat antrian no berapa aja… Antrian pendaftaran online ditunggu sampai jam 2 siang. Oia, setelah daftar online juga langsung bayar. Jd saat kunjungan pertama cuman verifikasi berkas2 dan pemotretatan aja.

Bagaimana jika berhalangan hadir?

DSC_1708Jika kita berhalangan hadir di tanggal yang kita pilih, kita punya waktu satu minggu untuk datang setelah tanggal yang kita pilih. Kalau masih ga bisa…. Tanya sendiri aja ke kanimnya yah….

Walk-in untuk e-pasport

Masih menggunakan fasilitas Twitter, gua mendapat info kalau untuk e-pasport harus walk-in karena menyesuaikan ketersediaan blankonya. Jadi ga bisa online. Aghhhhhh….

Oke lanjut ke sebelah >>>

About

Anak ini katanya nih suka jalan2 sebagai bagian dari kehidupan sehari2 untuk mensyukuri dan dunia dengan mata sendiri . . . Padahal dompet kembang kempis ... hoplah ...

View all posts by

One thought on “Urus paspor yang (semakin) mudah dan nyaman [ part 1 of 2 ]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *