survey korea jepang : menikmati badai di pusat kota osaka




Umeda Sky Building - Osaka Floating Garden Japan
Umeda Sky Building – Osaka Floating Garden Japan

Melanjutkan cerita sebelumnya tentang mendarat di Kansai Internaional Airport , untung rugi menggunakan Osaka Amazing Pass , dan hotel Shin Imamiya Osaka . Setibanya di Kansai International Airport, kami membeli Osaka Amazing Pass one day pass , jadi exclude tiket Kansai Line, kereta listrik dari Kansai International Airport ke kota Osaka. Jadi kami membeli tiket lagi. Kami disini tidak membeli.Icoca / Pitapa sejenis t-money-nya korea selatan karena walaupun bisa digunakan di seluruh Jepang namun refundnya tidak bisa. Tiket ini keluaran kereta, jadi refundnya juga di kantor kereta ini di kota Osaka. Apalagi di Tokyo kami juga berencana membeli one day pass. Kami membeli tiket kereta bandara ke kota di counter karena lebih informatif. Agak kagok dengan jenis tiket masih kertas magnetik dan ukurannya yang sangat seuprit. Kereta bandara yang kami naik kereta lokal biasa, tapi hanya berhenti di beberapa tempat… menikmati badai di pusat kota osaka

Kansai Internation Airport - Osaka Japan
Kansai Internation Airport – Osaka Japan

Hujan menyambut kami , menikmati badai di pusat kota osaka

Di tengah2 perjalanan kereta listrik dari bandara Kansai International Airport menuju kota Osaka, kami disambut hujan…  Dan eng ing eng, setelah beberapa hari di kota Seoul dan sekitarnya kami bebas jalan2, ternyata hujan sampai di kota Osaka. Kami turun di stasiun Shin Imamiya, beberapa saat sebelum pusat kota.  Dari situ kami terpaksa bertanya orang, sama seperti di able guesthouse dongdaemun , disini kami miss orientasi. Untungnya orang Jepang yang kami tanya cukup membantu kami mengarahkan kami. Yang ternyata, lokasi penginapan hanya 200mtr sebelah kiri pintu keluar stasiun. Sesampainya di hotel Shin Imamiya Osaka, kami ditolak…. terpaksa kami putar balik pulang lagi ke Seoul … Ga’ lah … Ditolak check in doank karena memang belum waktunya untuk check in. Tapi kami dibolehin titip barang. Saat lagi beres2 barang, kami ditanya sama bapak resepsionis apakah kami sudah tau tentang taifon… Saat bapak itu ngomong “Taifun”, gua agak kesulitan memahami maksud kata itu. Maklum aja, bahasa Inggris saya sadayana wae. Cas cis cus …. ngobrol2 ternyata malam ini ada topan sekitar jam 9 malam, jadi sebaiknya kami kembali ke penginapan sebelum jam 9malam. Tanya lagi bagaimana besok hari , “ok”. Ok, terima kasih atas warningnya. Setelah beres-beres, kami menitipkan tas di ruangan terkunci di belakang resepsionis yang ternyata banyak juga barang titipan lainnya. Kami terpaksa meminjam payung hotel karena kebutuhan mendesak 🙂


JR OSAKA
Tiket kereta dijual di vending machine berdasarkan tarif perjalanan,  jadi diatas mesin ada tabel harga tiket berdasarkan destinasi tujuan kita,  di mesin pilih harga tiket, jumlah penumpang, masukkan uang, keluar deh tiket dan koin kembalian kita.


Osaka - Universal Studio
Osaka – Universal Studio

Tujuan pertama kami universal studio
Dari penginapan kami berjalan menuju subway sekitar 100mtr di kiri penginapan. Di subway kami tidak perlu membeli tiket karena sudah termasuk di Osaka Amazing Pass. Kemudian kami berganti ke JR. Karena nyambung naik JR, kami jd harus membeli tiket satuan lagi. Sampai disana ternyata masih hujan, jadi kami batal main ke dalam deh …  Heheheh … gaya bener … padahal pas ngelihat harga tiket masuk dan waktu kunjung kami di Osaka yang sangat terbatas mending ke tempat lain. Yah narsis pun hanya di depannya ditemani rintikan air hujan. Wakakakakka

Next …. Castle




Osaka Temple Japan
Osaka castle Japan

Selanjutnya kami wisata kuil sesuai dengan rencana. Kembali menggunakan JR dan subway yah. Yang pasti sepanjang perjalanan kami ditemani hujan.  Dan jalanan jadi sedikit lebih lenggang…  Sotoy… Beberapa kuil kami kunjungi. Dan yang terakhir, yah yang terkenal dan wajib dikunjungi di kota ini yaitu Osaka Castle. Di perjalanan menuju kuil osaka yang tenar ini , kami masih sempat melihat anak sekolah, sekilas seperti seumuran sd dan sma yang baru pulang sekolahh jam 3-an. Sepertinya mereka tidak terpengaruh dengan adanya topan yah, dan yang salut banget mereka jalannya beriringan padahal tidak ada gurunya… Sayang seribu sayang, kami naik kereta yang salah. Jadi harus memutar jauh ke pintu masuk kuil osaka. Tapi kami jadi bisa melihat anak sekolah dan kuil osaka dari sudut yang berbeda…

Anak Sekolah di Osaka
Anak Sekolah di Osaka

# Tips : jika mau ke kuil ini , gunakan subway dan turun Tenbamashi.

Kami tiba di pintu utama kuil sudah kesorean, jadi pintu masuk sudah tutup. Apalagi hujan jadi semakin malas. Jadinya sama seperti di Universal Studio, kami hanya melihat2 sekilas dari sekitara taman di pintu tiket dan sekalian istirahat. Padahal tiket masuk ke kuil ini sudah include di One Day Pass yang kami beli loh. Yah … pertanda ada alasan untuk kembali ke kota ini kan :). Selesai itu kami keluar menuju arah stasiun JR. Jalannya memang jauh lebih deket…. Kalau dari dalam ke luar, banyak petunjuk arah yang bisa kami ikuti. Di perjalanan kami mendengar suara raungan ambulan dan polisi datang dan menjauh…  Bukan sekali tapi berulang ulang dan sepatu ini kembali basah lagi…. Kami akhirnya memutuskan tetap memanfaatkan waktu semaksimal mungkin. Kami mencari destinasi indoor saja.

Umeda Floating garden…

Umeda Sky Building - Osaka Floating Garden Japan | menikmati badai di pusat kota osaka
Umeda Sky Building – Osaka Floating Garden Japan | menikmati badai di pusat kota osaka

So far gua ga tau pasti apa dan gimana disana. Tapi karena pilihannya sedikit apalagi sudah semakin malam dan hujan, ya harus jalan terus. Karena kurangnya informasi, kami salah lagi jalan menuju lokasi ini. Seharusnya sudah ada petunjuk saat keluar stasiun kereta. Tapi gpp lah jadi muter2 lagi kan. Menuju observations area, petunjuk kurang banyak, atau karena hujan yah jadi pemandangan terhalang. Btw, walau hujan, sama seperti anak sekolah di sore hari tadi, di sini masih banyak orang yang berkantor loh. Setibanya di lobby gedung ini , saya cukup kecewa karena tidak ada security, kalung bunga apalagi karpet merah menyambut kami… hayyah. Di lobi gedung sudah banyak papan informasi yang mengarahkan kami. Sampai dengan naik ke lantai 35 semua kami lewati. Keluar lift langsung disambut loket tiket.

Umeda Sky Building - underpass to Osaka Floating Garden Japan | tetap ramai walau ada badai
Umeda Sky Building – underpass to Osaka Floating Garden Japan | tetap ramai walau ada badai

Tiket objek wisata ini sudah termasuk dalam Osaka Amazing Pass kami. Jadi di meja tiket, tinggal tunjukin day pass kami untuk di data. Kemudian naik eskalator yang naik sekaligus menyambung ke gedung sebelah…  Yap naik ke gedung sebelah…  Di sana masih naik tangga / lift sampai ke rooftop nya…

Amazing….

Umeda Sky Building - Osaka Floating Garden Japan
Umeda Sky Building – Osaka Floating Garden Japan

Walaupun disambit eh disambut gerimis kami masih menikmati suasana malam…  Ga mau rugi donk…  Apalagi ini kesempatan langka berada di roof top menikmati kota orang. Saat berada di rooftop, ada seorang bapak petugas keamanan dan menujukan aturan dilarang menggunakan objek2 yang mudah terbang terbawa angin seperti topi dan payung. Walhasil, kami foto ditemani gerimis karena ga pakai payung. Selain rooftop , juga ada observatorium area. Disitu ada beberapa sofa yang disediakan untuk melihat kota osaka. Area ini indoor, jadi ga ada cerita hujan.

Japan Culinary - Osaka
Japan Culinary – Osaka

Mencicipi Udon

Setelah ini kami mencari makan udon…. Udon adalah mie khas Jepang. Karena kami tidak menemukan restoran yang berlogo halal jadi kami terpaksa menggunakan logika dan rasionalitas aja lah. Restorannya pastiin yang cuman menjual udon ga ada daging lainnya. Yah baca basmallah dan benar2 pilih yang tidak ragu2. Kalau ragu2, lebih baik tidak membelinya. Karena InsyaAllah itu jawaban terbaik. Saya … foto udon ini adalah yang saya makan. Yap … bening, beberapa makan berkuah memang saya lebih suka menikmati rasa segar tanpa ada bumbu lainnya. Kecuali msg dan garam. Nyami2 lah …

Pulang ke penginapan kami kembali salah arah lagi … kayaknya hari ini kami gagal focus yah …. . Terpaksa berjalan jauh lagi padahal kaki sudah lelah, karena selain salah jalan juga tidak ada taksi yang melewati daerah kami. Setibanya di penginapa, kami mengurus administrasi hotel karena tadi siang gagal check in kan. Dan kami hanya diberi kunci tanpa ada door man yang mengantar ke kamar kami.

Sumber : Booking.com
Sumber : Booking.com

Masuk ke dalam penginapan kamar kami sengaja memilih kamar yang hanya menggunakan sejenis kasur tipis khas Jepang. Kayak di serial doraemon kan. Kemudian berusaha menyalakan TV  …. eng ing eng melihat berita tentang taifun melanda kota ini. Nah kami aja malah keluyuran tadi, tapi memang di luaran sana tetap ramai sih, sepertinya mereka sudah punya tips2 khusus mengahadapi cuaca seperti ini … ah jadi inget cerita orang kota udik yang ga tau gempa … ternyata memang benar yang dibilang orang, disini itu ramalan cuaca memang ampuh. ** Nb, sekembalinya ke Jakarta, gua baru tau kalau cuaca ekstrim hari ini itu memang di luar kebiasaan.

website resmi osaka castle dan umeda sky building

Foto2 lainnya ada di bagian bawah halaman ini. 

Cerita-cerita sebelumnya nih : mendarat di Kansai Internaional Airport , untung rugi menggunakan Osaka Amazing Pass , dan hotel Shin Imamiya Osaka . atau lanjut ke cerita selanjutnya nih … kami mau naik Shinkanshen loh dan bagaimana dengan ramalan cuaca esok hari … 🙂