Wirawan Prasetyo

[[ me :: mi :: emi ]]

> T Culinary > T Notes > T Spot Travel

Waktunya wisata Lombok dan Gili … ( eh ??? )




Tulisan ini merupakan cerita dari trip Lombok – Bali 2012
Lombok Cerita || sekilas (ajah ) tenteng Gunung Rinjani || pendakian Rinjani || waktunya wisata lombok dan gili eh || diakhiri di Bali || tips


#8 : Minggu, 23/09

Latihan ....
Latihan ….

Ada dua opsi … ikut tim ce ke Tj. Aan , Sade dan Kuta atau ke Gili Trawangan dengan teman.  Karena jalur dengan tim ce tidak mungkin sendiri, akhirnya diputuskan gua ikut mereka saja.

Pagi hari kami menyempatkan dulu mengunjungi pantai Senggigi. Walau sebenarnya gua udah agak malas ke pantai tp gpp-lah yang penting gua tau seperti apa bentuk pantai ini.

Akhirnya kami berpisah …. 1 co stay di penginapan karena sebentar lagi juga akan pulang ke Bali lanjut Jakarta. 1 Co kami antarkan sampai Bangsal karena mau ke GIli Trawangan sedangkan gua gabung tim ce menikmati wisata pantai. Owwwwww ……..




Target pertama adalah Narmada, namun kami batal masuk. Kemudian kami lannjut ke Desa Wisata Sade. Lanjut lagi ke pantai Kuta-nya Lombok sekalian makan siang kemudian lanjut ke Tj. Aan. Di Tj. Aan gua cuman di warung pinggir saja menikmati kelapa. Namun pada akhirnya turun juga ke pantai … yah buat foto2-lah

Kejadian sangat tidak enak terjadi di pantai Tanjung Aan dan Pantai Kuta. Sikap warga local yang menjual dengan sangat memaksa, bahkan memaksa ketika kita sedang bertansaksi dengan pedagang lainnya. Mereka juga tetap menawarkan barang dagangangnya walau kita sudah bilang kalau kita sudah punya / beli. ENtah kenapa mereka seperti itu ….

Oke cukup ngedumelnya … dinner hari ini di rumah makan bengkel “ murah meriah “. Harganya memang murah meriah buangaet …. Entah kenapa, plecing khas Lombok yang pedas itu tetap aja dihabisin walaun pedas … hehehe …

Malam hari … 2 ce diantar ke Lembar untuk lanjut ke Bali , gua dan 1 teman berpisah di Senggigi. Gua memutuskan kembali ke Hotel Ellen aja.

 

#9 : Senin, 24/09

Nyebrang ke Gili
Nyebrang ke Gili

Bangun tidur langsung sholat , mandi , packing dan sarapan. Pas sarapan sekalian minta dipesenin shuttle ( angkutan Mitsubishi Colt L300 no AC ) ke Bangsal. Oke, jemputan datang tepat waktu. Tiba di Bangsal, masuk ke agen shuttle dulu. Disana gua ditawarin tiket fast boat ke Bali dengan harga Rp.400rb … berhubung duit cekak, ditolak dulu.

Setelah menunggu sebentar , kapal ke Gili siap diberangkatkan. …

Tiba di sana, gua langsung mencari penginapan … nyusurin ke kanan dermaga …. Dengan bujet <100rb, setelah beberapa calo … akhirnya saya menjadi “korban” salah satu calo. Pada awalnya, gua cukup ragu dengan kamar yang ada … namun akhirnya deal.

Ternyata ….. kamar yang disebelah ditempatin sama teman yang kemarin sendiri lebih dahulu ke GIli. Wakakakkaka …. How small this Gili. Kemudian minta dicariin paket snorkel 3 gili … ternyata saya salah perkiraan, semua kapal sudah berangkat jam 10 pagi. Sedangkan saat itu sudah hamper jam ½ 11. Hiks ….

Brantakan sudah jadwal hari ini untuk snorkel dan besok pulang …. But …. Menyerah bukanlah solusinya. Setelah berpisah dengan teman yang kembali ke Bangsal, gua akhirnya makan siang , sholat dan istirahat. Maklum, dari hari #1 kurang istirahat, sekalian mencuci beberapa pakaian.  Tidak lupa cari info untuk snorkel dan kapal besok donk J.

Dinner eighthy five thousand … 

Malam hari ditutup dengan makan di alun2 yang sebenarnya art mart yang berada di sebelah kiri ketika turun dari dermaga. Saya tertarik dengan sebuah gerobak yang pilihan makanannya cukup banyak … tapi pas mendengar ada bule bertanya “how much” dan dijawab “eighthy five thousand”   langsung balik kanan batal ….

Cari gerobak lain aja …. Walau masih agak takut dan lagi malas tanya2 harga, nekat aja lah. Kalau mahal lagi berarti besok puasa … wakakakka …. Tapi Alhamdulillah , “cuman” kena 25ribu …. J . Malam harinya kesini lagi ketemu backpacker Jakarta yang juga sedang disini J.

 

#10 : Selasa, 25/09

Glass Bottom Boat
Glass Bottom Boat

Target hari ini diusahakan tetap keluar dari Gili Trawangan, selain gua kurang nyaman dengan harga2 disini. Tidak ada juga yang bisa dilakukan. Bahkan niat sunset dan sunrise sudah tidak ada L. Setelah menikmati pagi di pantai Gili, gua segera mendaftar u/ paket 3 Gili.  Kemudian langsung check out dan titip tas di tempat daftar tadi. Biar ga jauh2 lagi ke penginapan.

Termyata ….Paket snorkel 3  Gili tidak seindah yang saya harapkan, masih jauh dari dibawah kualitas Karimun Jawa. Spot 1 dan 2 masih bisa dinikmatin stelah itu makan siang. Spot 3 gua sudah tidak tertarik lagi. Sedangkan spot 4 dibatalkan karena arus semakin kencang. OKe … let’s go bacl to Trawangan …

Sekembalinya ke Dermaga, gua langsung ke loket penjualan tiket. Alhamdulillah, kapal terakhir jam ½ 5 sore. Masih ada 1 ½ jam lagi. Setelah mengembalikan snorkel dan bersih2 + sholat, jam 4 lebih dikit gua sudah beli tiket ke Bangsal. Tidak tunggu lama …. Kapal siap berangkat jam ½ 5 , dan terlihat beberapa orang yang tidak memiliki tiket memilih langsung membayar ke pemeriksa karcis deket kapal . Bad …

Ternyata benar saja …. Arus cukup tinggi, mungkin sekitar 1 atau 2 meter. Yang paling menyakitkan … si nahkoda berkada “ kalau mau aman bayar mahal 100rb “ … kualat-lah tuh bapak nahkoda ….

Jam 5 sudah tiba di Bangsal …

Target utama ke perempatan Pemenang  …. Beberapa ojek menanya arah gua, Lembar. Namun setelah itu mereka tidak ada tanggapan. Ada taksi lewat teriak Mataram 30rb … tapi ga gua terima …

Tiba di TKP … gua langsung didatangin orang, gua kira itu ojek … ternyata calo, damn ….. agaian. Dipanggillah temannya yg benar2 tukang ojek. Ditawarkan ke Lembar 80rb, gua ga terima karena bujet gua cmn 50rb. Kemudian dikasih tau bisa nunggu bus ke Mandalika di seberang. Langsung gua menyeberang …  Eh masih juga didatengin …. Akhirnya deal 60rb

70 jam eh menit di ojek ….

Ternyata, naik motor pun masih aja jauh. Ojek tidak melalui kota Senggigi, tapi melalui jalur Pemenang lalu Pusuk tembus ke Gunung Sari … jalur ini melalui hutan masih banyak monyet2 berkeliaran, namun jalurnya cukup bagus bisa ngebut. Sayang motor matik sang ojek tidak kuat tarikannya. Menurut info sang ojek, jalur ini cukup aman dari kejahatan … wanna try …

Lembar …

Jam ½ 7 tiba di Lembar … ojek td akhirnya gua kasih aja 70rb. Si ojek ga mau ngatar ke pelataran parker, takut kali yah. Akhirnya jalan saja gua ke dalam ….  Tidak lupa ditanya orang2 nongkrong … tapi gua cuek saja. Oke …. Sekarang waktunya makan , mandi dan sholat dulu … Sesuai perkiraan, susah ngorek ilmu disini dan bakal didatengin calo.

Si tukang jualan nawarin adiknya , naik ke kapal 30 rb. Calo beneran nawarin 60 ribu sampe Ubung , bapak penjaga wc nawarin seikhlasnya … pas gua Tanya berapa 25 ribu naik kapal. Eitdah ,,, ketauan banget bantu emang ga niat yagh. Kalau gua bayar resmi ferry-ny 36rb trus bus ke Ubung 30rb. Bahkan tukang jualan ga mau kasih info tentang bus ke ubung. Wakakakkaka ….

Calo terakhir datang disaat yang tepat, karena memang gua mau naik ferry yang 12-san aja. Dia datang dengan motornya …. Dan 50rb deal sampe ke Ubung. Oke waktunya ke truk yang dituju, naik motor si ojek ke dermaga 2 …. Dan gua bayar si tukang ojek 50rb. Akhirnya gua naik tuh truk dan masuk ke ferry …

Di ferry … gua langsung nyari tempat buat tidur aja … maklum 4 jam perjalanan ….




LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anak ini katanya nih suka jalan2 sebagai bagian dari kehidupan sehari2 untuk mensyukuri dan dunia dengan mata sendiri . . . Padahal dompet kembang kempis ... hoplah ...
More in bali, bandar udara lombok, lombok, lombok international airport, mataram, praya, RIC, rinja, rinjani information center, sagara anak, sembalun, senaru, senggigi
Pendakian Rinjani 2012

Tulisan ini merupakan cerita dari trip Lombok - Bali 2012 Lombok Cerita || sekilas (ajah ) tenteng Gunung Rinjani ||...

Sekilas ( ajah ) tentang Gunung Rinjani

Tulisan ini merupakan cerita dari trip Lombok - Bali 2012 Lombok Cerita || sekilas (ajah ) tenteng Gunung Rinjani ||...

Lombok Ceria . . .

Assalamualaikum Berawal dari pembicaraan singkat dengan teman pada 23 Agustus, tentang seseorang yang mungkin dia kenal berujung pada keikut-sertaan saya...

Close