99 …. 35 … 20 …. 1




Assalamualaikum ….

Angka apa pula nih ??? No rumah … no partai … no spatu … No hoki … no no no … bukanlah, ini merupakan kata kunci yang membuat gua kagun dengan mereka yang memberikan jawaban dengan angka diatas.

 

Angka apa donk ?




Angka-angka diatas adalah jawaban yang diberikan oleh mereka yang ada di Unit Transfusi Darah (UTD) DKI. Transfusi darah itu donor darah. Jadi donor darah 99 kali gitu ? Yap benar sekali, ini jawaban dari seorang bapak / kakek kali yah. Beliau yang datang dengan pakaian dinas hijau dan menggunakan gesper dengan kepala berlambang institusi militer bercerita kalau beliau mulai berdonor sejak masa Prada. Prada ini mungkin usia 20-an tahun.

35 kali, adalah seorang cowok yang mungkin usianya sekitar 30-an kali yah. Gua sih ga sempat nanya secara lengkap, entar dikira apa pula. Sedangkan yang 20 kali adalah seorang mba’ yang duduk di sebelah gua saat kami sama2 sedang transfusi darah.

 

Nah sekarang siapa yang 1 ….

1 adalah jawaban yang akan keluar dari mulut gua sendiri kalau diberi pertanyaan yang serupa. Yap, untuk pertama kalinya gua ikut berdonor darah. Sebenarnya, gua sih sudah tau donor darah sejak kuliah. Mungkin 7 tahun lalu. Tapi berbagai alasan berhasil menjauhkan diri gua dari kegiatan sosial ini 🙂

Dan sekarang, setelah memaksakan diri alhamdulillah berhasil dengan sukses tanpa efek samping yang membahayakan diri gua.

 

Donor darah ??

Donor darah adalah kegiatan mentransfusi ( menyalurkan ) darah dari urat nadi kita ke dalam kantong darah / orang lain. Setelah melalui beberapa prosedur medis untuk memastikan kualitas darah kita, barulah darah ataupun hasil prosesnya siap digunakan penerima darah. Hasil proses darah merah kita ini bisa darah merah, plasma, trombosit.

 

Bagaimana Islam memandang donor darah ?

Gua ga nemu fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang donor darah. Tapi gua meneukan fatwa MUI, yang berisi kalau donor darah saat puasa tidak membatalkan puasa. Jadi bisa dianggap, kalau donor darah ini boleh.

 

Dimana ?

Unit Transfusi Darah PMI DKI ada di daerah Kramat Raya, Jakarta Pusat. Kalau naik TransJakarta turun di halte Pal Putih. Ada juga UPTD yang mobile, jadwalnya bisa diliat disni. Menurut info, unit ini buka 24 jam 365 hari. Jadi kepikirian …. ” maming sambil transfusi darah seru juga ya “.

 

Syarat donor darah ?

Syarat secara lengkap sih gua ga tau. Tapi beberapa hal yang gua ketahui sih :

  1. umur 17 tahun – 65 tahun
  2. berat minimal 45 kg
  3. tidak mengidap penyakit yang dapat menular melalui darah : hepatitis, hiv aids
  4. tidak baru menjalankan proses operasi, kehamilan dll
  5. ada satu lagi nih, jangan minum antibiotik ya.

sumber

 

Prosedur :

  1. Datang ke Unit Pelayanan Transfusi Darah
  2. Mengisi formulir pendaftaran
  3. Tes darah untuk mengetahui golongan darah dan kondisi hb darah kita
  4. Tes keseshatan kita. Disinilah dokter akan memeriksa tekanan darah kita dan menyanyakan kondisi kesehatan kita. Karena ini akan menentukan volume darah yang akan diambil dari tubuh kita.
  5. Cucilah lengan tangan anda
  6. Transfusi darah dari lengan tangan kita ke kantong donor
  7. Setalah selesai, ambilah kartu donor anda kemudia makan yang disediakan
  8. selesai

 

Transfusi sendiri sendiri sekitar 10-15 menit saja. Sedangkan keseluruhan prosedur diatas kalau tidak ada antrian yang ramai mungkin 1 jam saja sudah cukup.

Volume darah yang diambil ada 3 jenis : 250cc,350cc dan 450cc yang ditentukan saat kita periksa kesehatan. Saat donor sudah selesai, perawat juga akan mengambil darah ke tabung reaksi keil sebagai sample/contoh darah untuk re-check kondisi darah yang diambil. Donor darah sendiri boleh dilakukan setiap 75 hari. Lamanya interval hari ini untuk mengganti darah kita dan memperbaiki sel darah merah sampai kondisi yang siap donor. “info dari perawat”

 

Tips trik :

Mungkin untuk yang pertama kali akan ada ketakutan ketika akan memulai. Namun, insyaAllah donor darah ini cukup aman karena memang kegiatan ini dilakukan secara profesional dan insyaAllah akan bermanfaat untuk orang lain.

  1. Mulailah segala kegiatan dengan doa
  2. Jangan minum antibiotik beberapa hari sebelum berdonor dan badan jangan terlalu kecapean.
  3. Semua peralatan yang digunakan cukup aman. Setiap jarum digunakan hanya satu kali.
  4. Ketakukan dan ketegangan adalah hal yang sangat lumrah. Bahkan, dokter dan perawat yang mengambil darah bisa tahu.
  5. Ketika periksa tekanan darah atau akan disuntik, ada baiknya mengobrol dengan si perawat yang akan menyuntik. Atau kalau mau beritahulah beliau kalau ini pertama kainya anda berdonor
  6. Ketika proses donor, mengobrolah dengan si perawat yang menyuntik ataupun pasien lain di sebelah anda.
  7. Bersyukurkal sudah selesai

 

Efek samping :

Ha …. ada efek samping, ya pasti ada donk. Yang pasti darah elu akan berkurang .

  1. Efek samping ini lebih ke indivual kita
  2. Kalau baru pertama, setelah bedonor mungkin di lengan bekas suntikan akan merasakan sakit sedikit. Tapi ini gpp. Saran gua, jangan melakukan kegiatan yang butuh otot berat dan gerakan tangan teruk kayak genggam – buka – genggam
  3. Beberapa oran ada yang merasa pusing , jadi sebaiknya tidak melakukan kegiatan yang butuh konsentrasi tinggi misal menyetir. Bahkan , temen gua ada yang pingsan. Mungkin sih karena tekanan darah dia.
  4. Katanya menimbulkan efek ketagihan.

Oke, secara singkat donor darah gua berhasil. Dengan 250cc , ini merupakan volume yang terkecil. Tapi ga papa, sebagai awal kan. Semoga kegiatan ini menjadi suatu yang sehat dan menyehatkan. Alhamdulillah, setelah donor darah gua tidak merasa pusing. Menurut perawat, efek samping pusing biasanya terjadi saat proses transfusi.

Yang terasa adalah lengan kiri bekas suntikan agak sakit gitu. Namun setelah +- 3 jam, sakitnya berkurang. Karena memang tangan gua diusahakan terus bergerak, buka tutup tangan gitu. Yang lebih menyakitkan ternyata membuka perban. Hahahahah …..

Oke …. cukup sekian dulu. Mendingan silaturahim langsung ke PMI yah.

Wassalamualaikum




About

Anak ini katanya nih suka jalan2 sebagai bagian dari kehidupan sehari2 untuk mensyukuri dan dunia dengan mata sendiri . . . Padahal dompet kembang kempis ... hoplah ...

View all posts by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *