Membuat Paspor di Imigrasi Depok




Cerita sebelumnya : Jalan2 ke negara orang

Sekilas Imigrasi tingkat 2 depok :

Kantor Imigrasi
Kantor Imigrasi

Kantor ini terletak di Margonda Raya, kalau dari arah terminal Depok deket di putaran BNI sebelah kiri. Kalau dari arah Apotik, sebelum putaran BNI di kiri. Di gang kecil seberang BRI Syariah ( bukan BNI yagh ). Mungkin karena tempatnya kecil, jadi aktifitas juga terbatas. Khusus pengambilan paspor jam 13 – 15 siang saja.

Persiapan awal :

–          Berdoa dan luruskan niat




–          Yang perlu dibawa :

  • Alat tulis dan sediakan uang pas
  • 1x Fotokopi KTP bolak balik sebelahan di kertas A4 jangan dipotong
  • 1x Fotokopi KK
  • Berkas asli dibawa sampai wawancara selesai
  • Materai 6 ribu

–          Pastikan data2 di KK dan KTP sama 100% :

  • Kemarin ada pendaftar lain yang bermasalah karena KK dan KTP berbeda, maklum KK sudah mengikuti data pemekaran wilayah Depok sedangkan KTP masih data lama.
  • Sedangkan gua bermasalah karena status di KTP mahasiswa sedangkan di KK pegawai swasta ( KK baru ) untungnya gua sudah sempat minta bukti kerja. Oia, isi suratnya itu cuman nama pihak yang mengeluarkan misalnya kepala HRD, kemudian menerangkan bahwa kita memang kerja disana sejak kapan. Singkat saja.

Di formulir juga ada kolom keterangan kalau mau diwakilkan. Tapi khusus foto, wawancara dan sidik jari tetap harus datang.

4 / 3 kali kunjungan

Menurut gua ini tergantung persiapan kita masing2. Pada saat pertama kali datang, kita menuju koperasi yang ada di paling kanan pintu masuk. Disitu kita ambil form. Nah disini menentukan proses kita …. kalau berkas kita tidak lengkap kita harus pulang dulu untuk mengambilnya.

Kunjungan Pertama, 19 Nopember 2010

Form Pendaftaran
Form Pendaftaran

Nah kalau sudah bawa ( lengkap ), kita tinggal isi form + fotokopi dan minta map ke petugas koperasi. Setelah itu menuju pintu masuk untuk mengambil nomor antrian. Setelah menunggu kita akan dipanggil, disini data2 di ktp + kk + surat kerja asli akan di cross check. Kalau data sudah benar, kita akan dikasih kertas untuk jadwal kunujungan selanjutnya.

Kunjungan kedua, 24 Nopember 2010

Letakan kertas yang kemarin berisi jadwal kujunungan kita di tempat antrian. Nah tempatnya tanya aja ke petugas di situ. Setelah itu dipanggil masuk ke ruang tunggu yang sudah ada di dalam. DI dalam kita akan di panggil untuk administrasi keuangan lalu pemotretan + sidik jari terakhir wawancara.

Wawancara di cek data kelengkapan kita dan alasan kita ke luar negeri. Saat tanda tangan pastikan data yang di print benar semua karena data itu yang akan masuk ke paspor kita. Setelah selesai, kita akan dikasih tau untuk tanggal dan waktu kunjungan selanjutnya ….

Kunjungan ketiga, 30 Nopember 2010 ( Siang hari )

Administrasi
Administrasi

Ambil paspor lalu kita disuruh fotokopi untuk diserahkan ke petugas. Pas fotokopi bisa sekalian minta ( dan pastinya bayar lagi ) sampul hijau paspor setelah itu selesai dah.

Sampul ini bermanfaat untuk menyelipkan fotokopian paspor kita yang biasanya diserahkan pas mau check in hotel dan tempat menyelipkan kartu imigrigrasi kita.

Akhirnya setelah 8 hari kerja sejak kunjungan pertama, paspor selesai dan ready to go … yippieeee.

List pengeluaran :

–          fotokopi KK dan KTP ( bisa diluar ) + form ( gratis ) + map kuning + materai 6 ribu ( bisa bawa ) = 13 ribu ( kalau ga salah )

–          Paket paspor hijau 48 halaman = Rp. 270 rb

–          Foto kopi paspor + sampul paspor = 5,5 rb

Kesimpulan :

–          Fotokopi bisa diluar biar lebih murah

–          Sebaiknya datang pagi hari sebelum antrian banyak ( kecuali pas pengambilan paspor )

–          Aturannya foto kita close up + keliatan kerah kemeja, tetapi teman ada juga yang lebih tidak close up ko’.

–          Nah ini yg ngeselin, kemarin pas mau ngambil gua nyampe disana jam 15.00 kurang sepuluh menit. Si mba’ so’ melihat jam dinding dulu, ga tau apakah sekedar memastikan waktu atau karena sudah mau jam 3 tapi kalaupun telat masa mau ditolak sih …. atau karena gua mengganggu baca bukunya yah ….. hahahha

–          Mau dibantu ….. bisa ko’. Siapa pemainnya ….. masih sama dengan cerita2 Indonesia selama ini ko’. Huahaha.  Tapi kemarin gua liat, yang dibantu cuman lebih cepat di antrian saja, sedangkan jadwal kunjungan tetap sama. Atau karena ….


Cerita selanjutnya : Terbang menuju Kuala Lumpur




3 Replies to “Membuat Paspor di Imigrasi Depok”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *