Wisata Istana Merdeka – Monumen Nasional – Es Krim Ragusa – Tebet Dalam




Assalamualaikum Wr. Wb.

dsc00169.JPGIni merupakan cerita gua menemani teman gua yg lagi jalan2 ke Ibu Kota Indonesia. Awalnya, kami berencana jalan bertiga, tetapi karena H-2 satu teman gua yg sedang menetap di Jakarta membatalkan rencana jalan bersama. Akhirnya, gua dan teman yg datang dr Semarang ( AS )cuman berdua .

H-1

Malam hari ditengah perjalanan , gua memastikan terlebih dahulu kemana tujuan besok. Kwitang dan Monas. Setelah gua kasih tau Kwitang sudah dipindah ( kata halus dipindah) ke JaCC dan beberapa tempat yg tidak tentu bukana. Jadi rencananya tinggal Monas.

Gua pikir, tanggung banget ke Monas. Eh, tiba-tiba si ilham datang … wisata Istana Kepresidenan ajah. Dalam hati : “Presiden kan lg sibuk kampanye, jd ga mungkin jaga di rumah kan”. Akhirnya gua sms teman gua, dan setelah cukup lama gua mendapat balasan dan dia setuju.




 

Nyampe rumah skitar jam 11 malam, gua langsung aja minta tolong om gugle nyari inponya. Beberapa inpo gua dapet, ga boleh pake sandal. Gua langsung SMS si AS, dan dia bales …. ga boleh yg pakel sedal . Gua sih ga brani bilang ga boleh, tp daripada kita ditolak tuan rumah mendingan cari safe aja kan ….

Rencana awal gua menggunakan spatu sandal + clana cotton + ham lengan pendek. Namun, rencanya diganti … gua mendapat sebuah artikel dimana ada poto dimana ada pengunjung menggunakan clana. seperti bahan cotton, dan keterangannya itu orang ditolak tuan rumah. Sial, gua kudu ganti rencana … akhirnya gua memutuskan menggunakan clana bahan.

Gua smakin ragu2, sptu sandal boleh ga yagh … dari pada gua ditolak tuan rumah, gua akhirnya mengunakan spatu kets aja deh. Dan gua juga dapat SMS, teman gua si AS itu rupanya ga bawa spatu, tp dia lg mencari pinjaman aja deh … Hahahah.

H

Gua tidur skitar jam ½ 2 pg. Bangun pg lupa jam brapa, bis sholat subuh wa sempat tidur sebentar lg. Setelah melalui kebiasaan sehat di pagi hari, gua menuju rumah teman gua menumpang.

dsc00144.JPGTujuan pertama menjemput

Di peta sih kliatan mudah, kluar tol mutar belok kanan dua kali trus kiri …. btw, akhirnya gua nyasar dan telah skitar 1 jam. hahaha.

Oia, teman gua di daerah Bintara Jaya, Bekasi. Setelah ketemu, gua melaui Pondok Klapa -> Kali Malang -> DI Panjaitan -> Pramuka -> Senen -> SetNeg.

SetNeg

wisata-1-copy.jpgTiba disana jam 10.45. Jadi perjalanan Bekasi -> SetNeg, hanya 45 tanpa macet dan ngebut. Alhamdulillah deh. Nah, biar lebih mudah disini gua ceritakan menggunakan point aja yagh :

  1. Masuk melalui pintu utama, lalu belok kiri langsung mendaptar. Yang nyerahin cukup satu orang

  2. Mengisi form, untuk ditukarkan dengan KTP. Kumpulin KTP dan ditukar degan ID Card

  3. Bagi yg membawa barang2 besar seperti : tas, hp,payung dll wajib dititipkan. Kunci deposit dipegang oleh kita sendiri

  4. Menunggu di tempat2 yg tersedia. Kita akan dipanggil oleh panitia disana dengan menggunakan megaphone ( Toa bahasa gaulnya … ).

  5. Selama didalam … rasakan saja deh sendiri. Ga bakal nyesel ko.

  6. Setelah selesai, bisa mengambil poto sesuai pesanan dengan harga @Rp. 10.000,-. trus kembaliin ID Card pengunjung dan dapat KTP lagi.

 

dsc00145.JPGTips-trik :

  1. Untuk yg co sebaiknya menggunakan pakaian formal, daripada lu ditolak masuk. Dan kalau pakaian formal, pas dipoto lu juga bakal lebih keuren kan.

  2. Kalau ce bisa menggunakan pakaian rapih saja yg penting bagus. Dan sandal sepertinya juga boleh, secaara disana banyak yg pake.

  3. Gua kemarin hoki, karena antrian cuman sekitar 60 orang ( 2 bus ). Kalau antrian panjang … selamat menunggu deh

  4. Bawa pakaian ganti

 

Transportasi

Untuk pengguna transjakarta dan angkutan umum dari arah Kota dan Grogol bisa turun di sekitar Halte Harmoni kemudian jalan menujut pintu SekNeg. Kalau darah Senen … saya juga tidak tahun. Sedangkan Angkutan umum selain transjakarta dari arah Blok M, bisa turun di depan SetNeg. Tapi kudu nyebrang dulu.

Membawa kendaraan :

  1. Bagi yang membawa kendaraan dari arah Blok M, belok kanan di perempatan Harmoni menuju Juanda kemudian berputar menuju Veteran

  2. Dari arah Grogol, di perempatan harmoni lurus menuju Juanda kemudian berputar menuju Veteran.

  3. Dari arah Senen langsung ke Veteran.

  4. Dari arah Veteran, di perempatan Harmoni belok kiri melalui Majapahit (Ada petunjuk “Masuk SekNeg”). Sekitar seratus meter, pintu Sekneg di sebelah kiri.

 img.jpg

Setelah semuanya selesai, gua mau sholat Zuhur. Menuju musholla belakang. Damn … penuh banget. Mana banyak ibu2 pengajian dari SUkabumi pula, yg keselnya mereka di dalam ruangan ganti baju tanpa menutup pintu dan gua liat malah santai2 ber-make up. Gileeee buuuu, saya mau sholat.

Setelah menunggu cukup lama, gua sholat. Kemudian ganti pakaian bebas di toilet deket pendaftaran. Setelah selesai, gua melihat ada dua orang bapak2 menunggu. Kasihan mereka, karena Cuma berdua jd tidak mungkin masuk karena harus menunggu orang banyak dulu.

Dalam hati, Alhamdulillah banget gua td udah tepat waktu.

 

Monas

dsc00192.JPGTujuan selanjutnya adalah Monas, jaraknya sih tidak terlalu jauh. Makan siang diputuskan di mencari warung di parkiran Monas, hal ini dilakukan untuk menghindari terkena kemacetan jika menjauh dari Monas. Hiks … rasanya ancur, wakakak

Setelah menuju kereta gratisan, diputuskan jalan saja. Akhirnya di tengah siang yg panas kami jalan menuju patung xxx dimana dibawahnya ada jalan menuju Monas. Setelah melewati terowongan bawah tanah, di ujungnya ada loket penjualan tiket.

kami tiba jam 14.45, sedangkan tiket ke pelataran cawan paling atas ditutup jam 15.00. Alamdulillah, tepat waktu lagi. Setelah mengobrol dengan seorang bapak petugas, kami disarankan mengantri sekitar ½ 4 ketika antrian sudah berkurang.

Akhirnya kami jalan menuju museum, ketika sampai rupanya pembukaan dan pembacaan proklamasi di ruang kemerdekaan. Sayank , ketika sudah selesai … tidak ada guide yg memberikan keterangan apapun. Kalau kata bule yg nonton “Speech less ”… wakakak

karena jarum jam baru pukul 15 lewat, akhirnya kami mutar2 di museum sejarah. Setelah cape, kami mencari tempat duduk kemudian sholat ashar.

sekitar jam 15.45 kami menuju antrian lift ke cawan, karena masih panjang akhirnya kami poto2 lagi deh ?. Sekitar jam 16.00 kami baru mulai mengantri, jadi sudah tidak terlalu panjang dan cape. Diatas juga tidak terlalu ramai, jd bisa menikmati suasan Jakarta yg agak mendung

Skitar jam 5 kami turun kemudian menikmati keindahan lapangan monas dari pelataran cawan dan tangga sambil menunggu datangnya waktu sholat magrib. Sholat magrib tiba, kami sholat di musholla kecil yg ada di parkiran.

peta-monas-copy.jpgTransportasi :

  • untuk yg membawa kendaraan pribadi, jika dari arah blok tidak boleh langsung belok ke medan merdeka selatan. Tapi harus lurus dulu baru berputar menuju merdeka selatan. Tempat parkir ada di sebelah kiri

  • jika menggunakan TransJakarta, bisa turun di halte Balai Kota atau Gambir

Es Krim Ragusa

Setelah sholat, kami menuju eskrim Ragusa yg terletak di jalan veteran 1. Rasa es krim disini memang sangat khas, dan tidak ada cabagnya. sedangkan harganya mirip haga starbuck

setelah dari sini …. gua melanjutkan menjemput teman SMA yg td tidak bisa ikut ke Monas. Kemudia kami jalan ke Tebet Dalam yg dibuat mirip Kemang …

 

Senengnya har ini bernostalgia dengan teman2 SMAku05042009008.jpg




2 Replies to “Wisata Istana Merdeka – Monumen Nasional – Es Krim Ragusa – Tebet Dalam”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *