Tour De Jatim ( bagian 4 dari 5 )




Hari kedelapan : Sabtu, 22 Agustus 09

Surabaya - ViewObjek Wisata : Kantor Gubernur Jawa Timur, kebun binatanag dan goa maharani Lammongan.

Pagi hari sekitar jam ½ 3 gua bangun untuk sahur. Rupanya dapat SMS dari teman gua, kami sudah dimasakin sahur. Jadi jam 3 tinggalturun ngambil makanan. Lumayanlah, makan gratisan di pagi hari. Eh benar, makanannya enak loh. Nasi goreng pakai telor mata sapi … mantap. Abis makan trus tidur lagi deh.

Sekitar jam 7 bangun untuk persiapan check out. Rupanya temannya teman gua mau ketemuan sekalian ngiterin kota Surabaya dan Alhamdulillah dia bawa kendaraan sehingga kami tidak perlu memikirkan masalah penitipan tas lagi.

Sekitar jam 8 kami keluar ketemu temanya teman gua. Kami lalu jalan menuju monument pahlawan yang terletak di seberang kantor Gubernur Jawa Timur. Sebenarnya monument ini pada hari ini tutup, karena hari pertama puasa. Namun setelah minta izin untuk sekedar foto2 kami diizinkan juga masuk kedalam.

Setelah puas poto2, kami menuju kantor gubernur untuk poto2 juga. Karena di depan kantor gubernur hanya menyisakan trotoar kecil, kami terpaksa menyebrang dulu untuk mendapatkan spot yang lebih luas. Wal hasil, untuk foto kami harus menunggu jalanan kosong dan menjadi perhatian pengguna jalan raya yang lewat.




Setelah itu petualangan mencari patung suro boyo …. itu tuh patung buaya cirri khas kota Surabaya. Karena konon yang di kota sedang dalam perbaikan walhasil kami mencari agak keluar, di depan kebun binatang. Alhamdulillah kami sampai dan poto2 … Karena waktu kami disini terbatas, kami harus segera melanjutkan ke destinasi selanjutnya yg cukup jauh.

Kami naik bus Damri menuju terminal Purabaya Surabaya. Dari sini naik Damri P8 non AC jurusan Wilangon. Dari wilangon lanjut ke Paciran trus sambung ke angkot +- 200 meter, akhirnya setelah perjalanan yang melelahkan kami tiba di kebun binatang dan goa maharani lamongan.

Kejadian unik terjadi lagi …. konsentrasi gua mulai berkurang

Karena gua belum mendapatkan tiket balik, jadi gua sambil2 nyari geto. Jadilah gua mencari2 agen2 bus di Semarang. Gua menelpon 108 …. setelah gua dapat no telp. agen busnya, gua langsung nelpon donk. Setelah gua tanya, gua sempat syok kenapa harganya mahal banget…

Ternyata …. setelah gua liat2 lagi. Yang barusan gua telp adalah agen bus di Surabaya bukan Semarang. Jadi gua tadi menelpon 031-108 bukan 024-108. Huahahahaha …. terkahir, ketika gua sudah menelpon no yang benar, pulsa gua malah habis .. hahahahahahah.

Lamongan - ZooDisana pintu masuk ada tempat penitipan tas, jadi kami tidak perlu bawa tas kedalam. Tapi karena tas kami berat banget, kasihan mbak2 di counter penitipan karena butuh tenaga ekstra mengangkat tas kami. Maapkan kami mbak.

Betewe tanda masuk kita ke sini menggunakan gelang geto, gaya dah. Kebun binatang ini sepertinya tidak terlalu besar sih.

Ketika sudah masuk di dalam, teman gua melihat kandang Singa Putih di depan dan goa di kanan, tapi gua memaksa masuk ke goa dolo. Goanya sudah tidak asli lagi, didalam sudah diberi jalur pengunjung yang disemen dan penerangan lengkap serta kipas angin. Walaupun begitu suasana lembab masih terasa di dalam goa ini.

Setelah itu baru ke kandang SInga, ternyata eh ternyata sepertinya si singa sudah dimasukkan ke dalam kandangnya. Rupanya karena sekarang sudah bulan puasa, jadi kebun binatang tutup cepat. Yagh sudah … apa mau dikata. Kami pun memutuskan keluar kebun dan mencari souvenir dolo.

Setelah keluar kami langsung mencari angkutan menuju Tuban. Perjalanan menuju tuban memakan waktu sekitar 1 ½ jam. Sebenarnya jaraknya sih ga terlalu jauh, namun karena mobilnya ngetem jadi lama deh.

Sesampainya di Tuban kami langsung mencari makan dahulu kemudian melanjutkan perjalanan menuju Semarang menggunakan bis besar.

Hari kesembilan : Minggu, 23 Agustus 09

Objek wisata : Gereja blenduk, Kuil Sam Poo Kong, Goa Kreo, Lawang Sewu dan Tugu Muda.

Cikal bakal PT Kereta Indonesia sebenarnya bermula dari Semarang. Namun sayang, kantor pertamanya sudah hilang terkenal rob yang pasang jadilah sekarang hanya ada Lawang Sewu.

Cerita mistis banyak muncul di gedung tua ini. Memang saat ini gedung sedang di renovasi untuk dimafaatkan kembali. Namun kami masih bisa melihat beberapa kemistisan gedung ini. Di hall bagian atas bahkan gua melihat sesajen geto.

Dengan menggunakan guide kami ditunjukan bagian2 gedung ini, termasuk salah satu rauangan yang dijadikan tempat syuting ruangan rumah sakit di film Ayat2 cinta. Kami juga dibawa ke ruang bawah tanah gedung ini.

Pada saat gedung ini dibawah kekuasaan Belanda, bagian bawah tanah dimanfaatkan untuk menghasilkan udara dingin semacam AC gitu. Namun ketika direbut oleh pihak Jepang, bagian bawah dijadikan tempat tahanan. Ada tahanan jongkok di air dingin, tahanan berdiri ataupun yang dipancung. Bahkan ada jalan rahasia juga.

buwat kamu yang dulu sempat melihat acara uka2, disini juga sempat digunakan loh. Bahkan … guide kami menantang kami merasakan suasana uka2. Yap untuk kebawah kita dipinjami sepatu bot dan senter + guide. Nah untuk merasakan suasana uka2, kita akan dibawa ke bagian tengah diantara tahanan jongkok lalu dimatikan senternya … wanna try … gua sih ga

zzzPenginapan :

Wisma Pemda Jawa tengah terletak di Jln. Menteri Supeno no 32 (024 – 83 111 64).

Perjalanan

Gua memilih bus exe karena satu hal, kaki gua agak panjang. Kalau gua memaksakan diri naik bis kapasitas 50 biasanya kaki gua tidak nyaman makannya gua milih yang kapasitas 30 saja.

********************************************

Karena supir bis beberapa kali berhenti untuk isitirahat dan isi solar dan juga sempat berhenti untuk membeli makan untuk sahur. Kami baru tiba di penginapan sekitar jam 1 pagi. Kami turun di terminal lalu memesan taksi kosti. Oia walaupun satu perusahaan dengan kosti yang ada di Jakarta, namun pelayanannya jauh berbeda.

Teman gua sudah booking penginapan dari hari Sabtu dan sudah memberi tahu kalau kami akan tiba malam banget karena ada acara. Abis itu teman gua langsung balik ke kost yang tidak jauh dari penginapan ini. Setelah gua bebersih sebentar gua langsung keluar lagi mencari makan sekalian iutng2 sahur aja dari pada nanti ketiduran.

Gua mencari sahur seadanya saja, karena stamina badan juga sudah berkurang banget apalagi hari kemarin ( Sabtu ) tenaga kepakai banyak + puasa hari pertama. Setelah makan , gua langsung balik ke penginapan lalu sholat trus tidur deh. Alhamdulillah dapat subuh …. hampir saja kelewatan.

Hari ini gua harus segera keluar karena gua belum mencari tiket bus untuk balik ke Jakarta. Gua memaksakan diri naik bus karena gua pingin merasakan naik bus malam ( belum pernah cui ). Setelah dari teman gua datang, kami langsung check out lalu ke kost teman gua untuk naro tas. ga mungkin kan tas berat dibawa2 …

Setelah itu ke kost temannya teman gua, kostnya juga ga terlalu jauh dari sini. Karena teman gua dan temannya ini sudah lama tiidak bertemu,yagh sudah mereka ngobrol2 deh sedangkan gua mencari tiket bus.

Sotoy gua kambuh …

Gua dapat tiket, setelah itu gua booking deh untuk satu orang. Namun tiket harus segera diambil. Setelah itu gua tanya teman …. ternyata temapat ambil tiket iitu jauh ….. sekitar 1 jam dari sini. Hahahahahahah … geblek dah gua, abis itu gua telpon aja ada solusi / agen terdekat ga. karena tidak ada info jelas, yagh sudah booking gua batalin saja deh. ?

Sebenarnya pas booking tadi dikasih info tentang Krapyak, namun tidak ada contack numbernya. Jadi setelah menyelesaikan pembicaraan, kami memutuskan langsung ke Krapyak. Di sini rupanya banyak agen2 bus. Seperti di PAL / Simpangan Depok geto. Berbagai PO bus ada deh … Alhamdulillah dapat bis Ramayanan jam 7 malam.

SemarangDari sini kami melanjutkan perjalanan ke Gereja Bleduk, yagh poto2 sebentar lalu jalan ke kuil Sam Poo Kong. Kata teman gua, dahulu kuil ini tidak dipasang pagar jadi kita bebas masuk ke bagian dalam kuil. Namun sekarang sudah tidak bisa lagi karena dibatasin pagar, hanya orang2 yang ingin sembahyang yang bisa lewat.

Setelah puas disana, kami melanjutkan menuju goa kreo. Perjalanan ke sini ternyata agak jauh. Harus kea rah gunung pati. Di dalam juga harus naik turun bukit untuk melihat goa kreo-nya. Uniknya, goa ini berupa ½ lingkaran. Kalau kita masuk dari kiri maka bs keluar di sebelah kanan. Sayang sekali, kami tidak membawa alat penerangan tambahan jadi tidak bisa masuk deh.

Kami juga sempat menuju dasar bukit untuk mlihat air terjun kecil di pinggir sungai. Ga ada yang isimew sih, cuman kesel saja sama orang berduaan tepat di depan air terjunnya. Sehingga kami tidak dapat spot berfoto yang bagus. Ketika masuk, kami ditawarin dianterin angkot dengan biaya Rp.10rb sampai loket tiket. Namun pas pulang kami minta tolong petugas setempat untuk mengantar ke bawah. Jauh cui jalannnya …..

Tujuan selanjutnya ada Lawang Sewu. Karena sedang dalam tahap Renovasi, kami disuruh menggunakan guide. Yagh tp ga rugi juga sih menggunakan guide, kita dikasih info tentang gedung ini. Kami juga sempat ke ruang bawah tanahnya.

Setelah kelar menikmati “ keindahan “ Lawang Sewu, kami menuju Tugu Muda. Karena tenaga benar2 sudah terkuras sejak tadi pagi, akhirnya poto disini seadanya. Setelah itu kami jalan menuju Pndanaran untuk beli oleh2. Untung saja di Toko Djoe menyediakan kartus + pengikatan ala bandara jadi gua berani bawa oleh lebih deh. Yagh maklum ….

Setelah selesai, kami kembali menuju kost teman gua. Sedangkan gua menuju masjid belakang kost dia. Setelah sholat kami istirahat sebentar sebelum jam 5 berangkat lagi. Jam lima kami ketemuan lalu menuju Mall Ciputra SImpang Lima. Sebenarnya gua malas masuk ke dalam Mall dengan bawa2 tas gede tapi karena ga ada opsi lain yagh ikut aja …

Kami buka puasa di foodcourtnya. Ada yang unik disini, pelayannya selain dari masing2 tenant juga ada dari pengelola dan sistem pembayaran cash di 1 kasir. Heheheh ….

Setelah makan kami langsung sholat. Rupanya teman gua ketemuan dengan temannya yg lain dan bawa kendaraan. Temannya itu kebetulan mau kea rah yang sama dengan gua ( agen bus ) akhirnya kami diantar deh kesana. beberapa meter sebelum sampai, gua di sms sama orang agen menanyakan posisi gua …. belum balas sudah sampai duluan.

Inilah akhir dari perjalanan kami …. teman gua melanjutkan perjalanan dng temannya.

Setelah sempat sholat magrib lalu gua naik bis. Kemudian bis langsung berangkat, baru beberapa menit perjalanan bis berhenti di agen yang lain. Sepertinya penumpang di agen itu belum tiba sehingga kami perlu menunggu cukup lama.

Setelah penumpang lain naik, bis melanjutkan perjalanan. Sekitar 1 jam perjalanan bus berhenti lagi untuk makan malam. Ternyata in ibis dari Jogjakarta, jadi penumpang belum makan. Sedangkan gua sudah makan malam td sekalian berbuka jadi waktu ini gua manfaatin aja buat sholat isya dan tarawih.

Setelah bus melanjutkan perjalanan, gua sempat “menikmati” kepandaian supir bus mengendarai busnya salip kiri kanan mendahauli kendaraan didepannya. Walaupun cukup berbahaya sih … pada akhirnya gua tidur juga.

Hari kesepuluh : Senin, 24 Agustus 09

Sekitar ½ 3 bus berhenti kembali, kali ini untuk sahur. Oia, gua sengaja mengambil bus yang tidak pakai layanan makan gratis. Yang nyesek, makan disini pakai ayam + nasi + frestea kena Rp. 16.000,- . Mana rasanya juga seadanya saja …. Seharusnya gua ngikutin saran teman gua bawa bekel makanan dari Semarang aja.

Setelah itu gua tidur lagi …. bangun2 sudah masuk waktu subuh. Karena bus tidak berhenti jadi gua sholat di kursi saja. Sekitar jam 7 kurang bis sampai di Simpangan Depok lalu gua naik ojek ke rumah …. bebersih lalu berangkat kantor deh.

Jakarta keras bung …. hahaha




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *