Rafting bersama kaki langit di Sungai Citarik




Senin, H-3

rafting-title.jpgGua belum memberikan kepastian apakah jadi ikut atau tidak. Sebenarnya, sudah jauh-jauh hari gua menyatakan tidak ikut serta, alasannya karena kantor pas tanggal segitu juga ngadain acara nginep. Tapi karena tanpa alasan jelas, acara kantor dibatalkan. Tapi … badan gua juga lg ga fit, walhasil gua bingung … ikut to ga.

Malam harinya, gua minta izin kedua ortu … dan diberikan kartu hijau.

Selasa, H-2

Kebetean bertambah menjadi2. Penyebabnya …. pagi itu sakit gua kambuh, pala gua pusing banget. Dalam hati … ngeselin juga nih sakit, padahal sudah ampir 2 minggu ini gua banyak2 isitrahat tetap aja ga sembuh2. Lama2 ngelunjak juga sakitnya ….. waakak




Walhasil …. gua putusin aja untuk ikut serta.

Rabu, H-1

Semua berjalan sesuai rencana .. masuk kantor telat beberapa menit plus makan siang tepat waktu. Kekacauan mulai terjadi sore hari. Kebetulan gua lg mengerjakan proyek. Nah tugas2 yg berhubungan dengan proyek baru bisa dikerjakan sore, karena yg punya hajat baru datang sore.

Okelah, everything under control. Jarum jam terus berputar …. sampai menunjukan pukul 10 kurang. Eng ing eng … mulai berantakan nih.

Teman gua mendapat telpon dari pihak ketika yg berkaitan dengan project ini. “Mas, ada perbuhanan … ”. Damn … perubahan di saat2 terakhir. Gua coba memenuhi req mereka, ko ga mungkin yagh. Akhirnya gua telpon balik, dan ditutup “Mas, sepertinya masih banyak perubahan ”. everything is out of control.

Yap itu benar2 telpon di detik2 terkahir menuju waktu jam 10. Batas gua memberikan tolerasi waktu kerja di kantor, WTF … gua putusin nginep aja di kantor. Sebenarnya, gua emang udah persiapan nginep di kost teman gua biar bisa isitirahat nyenyak dan besoknya fit.

Akhirnya … gua cari makan malam trus melanjutkan kerjaan yg berantakan gara2 perubahan dadakan.

 

Kamis, H

We are big teamTidur pagi hari menyebabkan badan gua sakit. Mana gua tidur di sofa depan yang untuk satu orang tp gua jejerin dua berhadapan. Tetap aja pegal2. Bangun tu’ sholat subuh, karena masih mengantuk gua tidur lg.

Bangun skitar jam 6-nan, padahal ini jadwal ngumpul. Gua telpon PJ-nya, rupanya mereka juga belum kumpul. Da ah, akhirnya gua putusin siap2 berangkat …. hanya dengan persiapan ala koboi yang bangun ksiangan.

Nyampe di depan DepPerIndag skitar jam 7, beberapa menit kemudian tibalah bis penjembut. Rupanya rombongan Cilandak belum sampai, akhirnya diputuskan parkir di jalan menuju lobi gren melia. Disitu gua membeli bubur. Sarapan cui …

Setelah kumpul, menuju titik selanjutnya … per-4-an Tebet. Disini ada 4 orang bergabung dan salah satunya teman skripsi gua. Wah senangnya, setelah skitar 2 tahun tidak bertemu akhirnya kini bisa bertemu. Dan sempat heboh, karena kami benar2 reuni skripsi … hihiihihi

Perjalanan menuju Meeting Point Kaki Langit di SUkabumi ditempuh dalam 3 jam dengan kemacetan di beberapa tempat kampanye. Tiba disana kami langsung berganti pakaian dan sudah disediakan welcome drink dan snack ringan.

Kami juga disambut oleh Kang Dadang sebagai perwakilan Kaki Langit. Setelah kata sambutan singkat, dilanjutkan dengan memakai peralatan tempur dan briefing. Nah disini unik …. satu tim terdiri dari 1 kapal + 4 penumpang + 1 guide. Walhasil , tim skripsi gua kumpul lagi plus satu akhwat.

rafting-local-transport.jpgSetelah berdoa dan sedikit narsis …. kami menggunakan mobil bak terbuka menuju lokasi kami naik kapal. Dengan medan yang naik turun, kami di moobil masih sempat ketawa-ketiwi menikmati saat2 terakhir …. hahahhaha

Setelah skitar 10-15 menit, kami turun lalu jalan lagi skitar 10 menit menuju kapan. Damn …. sungainya gede cui …. hahahhahaha. Oia, dikapal masih di brief lagi ….

Perjuangan dimulai ….

Gile … awal2 sudah bikin deg2-an aja. Setelah skitar 15 menit petualangan, kami berhenti sejenak untuk menunggu tim di belakang kami. Cerita punya cerita … kami akan melewati lepel 2 -5 , sial … yg barusan aja lepel 2 dah bikin jantung berdebar ….

Namun selajutnya …. petualangan lebih seru. Tim gua sepertinya kehinlangan urat malu dan urat takut. GIle, di titik pertemuan arus kami malah teriak2 …. hahaha sekalian ngilangin ketakutan. Rupanya cara inilah yang terbaik untuk menikmati petualangan ini.

Di sini, kita dituntut waspada dan sigap ketika guide memberikan perintah. Maju, mundur, kiri kan, stop. loncat …. hahahah

Oia, kami sempat juga melihat biawak yg lg berjemur. Konon, kata guidenya disini ada buaya …. buaya darat kale yagh ?

Petualangan tershebat adalah melewati lepel 4 dan lima. Bukan dengan jalan julur namun menyamping … sepertinya tim kami memang diberikan kelebihan. Karena memang semenjak di mobil bak td, gua sudah request ke guidenya untuk membalikkan kapal dan teman gua setuju-setuju aja

Dengan melewati arus menyamping, kita akan lebih merasakan petualangan berbeda deh …. kalau memang nekat, dengan cara berjalana mundur … nah yg ini sempat satu kali tp yg berubah posisi cuman gua …. yg lain tetap di posisi. Jadi malu saya ?

Setelah skitar 2 jam … petualangan berakhir. Disini kami disajikan klapa muda, kemudian dengan mobil bak terbuka dibawa ke meeting point lalu mandi dan makan siang dan tidak luppa sholat.

rafting-big-family.jpgSetelah semua selesai skitar jam 3 kurang. Kepulangan kami tertunda …. sang sopir menghilang dari pantauan …. setelah dicari2 cukup lama, rupanya dia istirahat di suatu tempat yg tidak kami ketahui. Lumayan-lah ada waktu untuk poto keluarga

Di perjalanan pulang, kemacetan parah terjadi sejak Cicurug sampai CIawi …. hugh. Tapi Alhamdulillah, sekitar jam 7 kami tiba di UKI. Gua diantar sampai Pasar Minggu lallu naik 04 tercinta …

 

rafting-kebun-sawit.jpgTips persiaapan rafting :

  1. Kuatkan imam, perbanyak amal baik dan pahala. Kalau perlu bikin wasiat

  2. Jangan sarapan dipaksa karena bisa menyebabkan mual di perjalanan. Yang penting istirahat cukup

  3. Atur waktu dengan sebaik-baiknya. Waktu perjalanan dengan menggunakan bus carter dari Pancoran – Kaki Langit tanpa macet skitar 3 jam. Kl sudah macet … tambahin aja sendiri

  4. Buat yg mau bawa kendaraan pribadi, silahkan aja. Tapi jalanan menuju TKP cukup terjal, di beberapa titik kemiringan mencapai 45 derajat.

  5. Untuk kendaraan pribadi, sebaiknya setiap mobil punya sopir backup. Kl pas berangkat memang tidak diperlukan, pas balik juga tidak perlu sih. Namun untuk persiapan aja juga gpp kan. Palingan badan pegal-pegal.

 

Dress Code :

  1. Gunakan sepatu sandal gunung untuk pelindung kaki jika berjalan di sungai

  2. Gunakan lotion anti UV

  3. Gunakan pakaian yg tidak banyak menyerap air. Misalnya kaos2. Kl memang takut sinar matahari, silahkan menggunakan celana dan kaos training panjang. Kaos yg banyak menyerap air, akan menambah beban kita. Apalgi jika habis nyebur ke sungainya.

  4. Kacamata boleh dipakai ko

  5. Sebaiknya jangan menggunakan jeans karena menghabat gerakan kita

 

Tips-trik :

  1. Jangan takut air, takut basah dan takut kotor.
  2. Jangan pernah panic, kita berada dibawah pengawasan para pengawas professional

  3. Gunakan jaket pelampung. Pastikan tidak ada ruang antara badan dan lengan atas dengan jaket pelampung. Jaket pelampung memiliki kekuatan untuk mengangkat tubuh agar tetap mengapung, jika ada ruang maka yg mengapung hanya si jaket, sedangkan kita di bawah

  4. Kita akan diminta menyelipkan kaki di sudut kanan / kiri bawah. Fungsinya untuk menahan tubuh agara tidak mudah jatuh. Namun kaki ini juga membutuhkan bantuan badan kita untuk menyeimbangkan diri agar tidak jatuh.

  5. Menurut gua, kalau kita datang secara berkelompok akan lebih seru

Biaya dan fasilitas :
Sebenarnya ini tergantung masing-masing paket yang kita ambil yagh. Namun standarnya biasanya paket yg kita ambil, sudah termasuk :

  1. Welcome drink dan snack
  2. Peralatan keselamatan
  3. Guide
  4. Asuransi
  5. Life guard ….

 

 




One Reply to “Rafting bersama kaki langit di Sungai Citarik”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *