Perjalanan ke Kawah Putih dan Bandung ( bagian pertama )




Assalamualaikum

img_2569.JPGPada kesempatan liburan panjang paskah kali ini, gua bersama teman2 kantor dengan menamakan diri sebagai Karang Taruna Puri Imperium untuk yg kedua kalinya mengadakan kegiatan jalan2. Kalau yg pertama kami kemping di Curug Nangka, Bogor selama satu malam. Kali ini kami berwisata ke Kawah Putih. Pada awalnya kami berencana ke Situ Patunggang, namun dibatalkan karena orang yg mengerti daerah itu dan memiliki link tempat menginap tidak jadi ikut. Dan orang yang konon memang sudah berpengalaman di karang taruna juga batal ikut. Hugh, ngemeng doank dah jagonya.

H-3

Kami belum mendapatkan kepastian tempat bermalam karena ada yg mengundurkan diri. Sempat ada opsi untuk menunda ( kata halus membatalkan ) kegiatan ini. Namun dalam hati gua, malu-maluin benget masa’ ke daerah yg hanya berjarak 3 jam dari Jakarta dibatalkan karena kita terikat dengan orang yg membatalkan.

Bahkan, ada opsi berangkat pagi pulang malam. Ah, dalam hati enggak banget deh. Liburan panjang ko kayak gini. Akhirnya, setelah musyawarah diputuskan tetap berangkat dengan segala resiko. Alhamdulillah, tiba2 ada yg datang menawarkan tempat mess. tapi belum dikonfirmasi ke sananya … sudahlah, itu urusan gampang.

H-2




— election day –

H-1

Gua mendapat kabar, mess sudah full book. Akhirnya gua mencoba ke saudara gua di Bandung, namun tidak bisa juga. Yagh pasrah dah ….

H

Gua berangkat bareng dengan teman yg nebeng dari MArgonda. Alhamdullillah, Margonda – Kuningan ditempuh dalam +- 1 jam. Gile, seneng banget gua kalau setiap hari Jakarta si kota metropolitan bia selancar seperti ini.

Setelah semuanya berkumpul, dilakukanlah briefing sebentar. Dengan informasi pembuka, belum mendapatkan penginapan jadi kembali dibuka opsi pulang pergi atau kemping lagi …. hahahaha. Rupanya, ga ada jalan keluar. Setelah menelpon bebererapa tempat yg semuanya full book, akhirnya tetap diputuskan berangkat. Berangkat sekitar jam ½ 9 , telat dari rencana jam 8.

dsc00221.JPGTiba di pintu Kopo sekitar jam ½ 12, hal ini karena sempat terjadi miss komunikasi di pemberhentian km 19 Cikampek yg pada akhirnya menyebakan kejadian saling tunggu menunggu cukup lama. Dan ada rombongan yg nyasar ke Padalarang .. hahaha. Karena sudah jam segitu, diputuskan sholat Jum’at dulu di sekitar situ. Masjidnya cukup mudah dicapai, jika keluar tol Kopo dari arah Jakarta langsung belok kanan. Kemudian 100 m belok kiri ( masuk gang ). Disitu masuk perumahan yg masjidnya cukup besar. Rupanya,ada abang teman gua yg menjadi pengurus rumah rehabilitasi di perumahan itu.

Setelah selesai sholat Jum’at, skitar jam 1 kami melanjutkan perjalanan. Kali ini adalah mencari makan siang, setelah jalan beberapa ratus meter, kami berhenti di rumah makan padang Nanda Kapau, pasar kopo. Makan dimakan … alhamudillah perut terisi. Ketika sudah mau bayar, rupanya anggota tim lain baru tiba. Akhirnya menunngu lagi mereka makan, tidak lupa dengan pose2 naris donk. Dan yang mau makan dobel juga diperbolehkan.

Sekitar jam 2 lebih, kami melanjutkan perjalanan. Damn … di depan rumah makan sudah macet. Untung kata petugas parkirnya, ini cuman macet sampai di depan karena pasar Kopo. Yagh kira2 500 m lah. Setelah itu saya ga tau gimana ceritanya … saya terlelap di kursi pak supir, ketika bangun sudah di depan. Wakakaka …

dsc00223.JPGInitinya, dari pasar Kopo ke Ciwidey ikutin aja petunjuk jalan yg banyak tersedia. Menurut hasil penelusuran gua, sebenarnya jalan ke Ciwidey cukup mudah, namun karena jalurnya cuman satu. Namun pada saat berangkat, kami hanya diam mengikuti petunjuk yg tersedia … alhasil malah belok2 yg membosankan. Tiba disana sekitar jam 4 siang … +- 1 ½ jam perjalanan dari pasar Kopo. 1 ½ jam sudah termasuk ngantrinya yg cukup lama sekitar pintu masuk jam, maybe sekitar 15 – 20 menitan.

dsc00226.JPGSetelah memebeli tiket, kami wajib mengantri dulu. Katanya karena kendaraan di atas sudah cukup ramai. Yagh … neduh dulu sekalian ke toilet, sholat dan tidak lupa poto …

Nah … ketika perjalanan naik sejauh 3 km ini, perjuangan dimulai. Dengan tingkat kemiringan jalan di beberapa point mencapai 45 derajat, sebaiknya kamu mempersiapkan fisik dan mental kendaraan dengan sebaiknya2.img_2405.JPG

Setiba disana, udara dingin menyambut dengan kami ditemani kabut putih yg …. hiiiiii dingin. Setelah bernarsis ria menikamti keindahan Kawah putih, jam 18 kurang 15 menit kami kembali ke parkiran mobil.

Kejadian unik terjadi saat turun …. kami setuju bertemu di bawah ( meeting point dekat beli tiket ). Karena leader car sudah jalan, setelah itu gua jalan tapi berselang beberap mobil. Ditengah2 perjalanan, rupanya ada mobil mogok sedang di ditarik. Lalu …. “Wawan ….. I dan G ada di mobil elu ga ?? ” Gue dengernya samar2 … namun setelah dipastikan, dibelakang rupanya mobil rombongan terakhir.

Yap seharusnya , si I dan G di mobil mereka, namun kali ini tidak ada. Oalah … setelah meminggirkan mobil, memasang lampu hazard … ditengah gelapnya jalan gua memutuskan naik keatas. Jalan kaki … karena cukup sulit untuk memutarkan mobil. Yagh jalan paling 200m, tp ditengah kegelapan dan jalan yang naik abisssss …. serem

Sampai diatas, suasana sudah sepih … tinggal memeberapa orang yg sepertinya memang warga local. Akhirnya gua putusin kembali ke mobil … di jalan ada yg nawarin turun ke bawah naik mobil, “tidak … mobil saya deket ko ” . Trus ketemu mas Dedy yg nyusul keatas, akhirnya balik lg. Ketika sedang turun, ada suara motor plus “Oiii ngapain elu ”.

Setelah itu melanjutkan perjalanan menuju meeting point di bawah dengan hati was2, gimana dengan si G yg belum ditemukan … Setelah tiba di meeting point, rupanya si G sudah di bawah naik leader car … damn … akhirnya kami kumpul untuk melakukan press release dahulu. Rupanya si G sudah naik mobil pertama. Kemudian si I, ternyata ngupi dulu karena melihat mobil serupa mobil ketiga. Namun ketika mobil itu jalan, barulah dia sadar kalu itu mobil yg salah. kemudian dia naik ojek.

n683594262_1626886_244228.jpgYagh sudah, kembali ke tujuan selanjutnya …. makan malam. Setelah melakukan penelusuran yg cukup lama, kami menuju Setiabu atas. Namun karena macet yg sudah cukup parah dan perut sudah beraksi, akhirnya kami makan di Ampera saja. Perjuangan kembali dimulai … selesai makan adalah mencari penginapan murah u/ 15 orang. Aji gile, emang dah nekat bener. Namun Alhamdulillah, sekitar jam 23.00 kami dapat hotelnyya dan langsung menuju TKP

Setelah adminstrasi selesai, kami masuk kamar. Gua leha2 sebentar, sholat kemudian tidur. Sedangkan teman gua pinjam mobil karena maasih lapar … hahahah

[ berlanjut ke bagian kedua ]




One Reply to “Perjalanan ke Kawah Putih dan Bandung ( bagian pertama )”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *