Allah Maha Bijaksana dan Adil




Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hanya syukur yang bisa aku ucapkan atas segala pertolongan Allah pada Jum’at minggu lalu. Jadi dua minggu lalu gua sudah minta izin ke HRD kantor agar minggu kemarin gua bisa bolos setengah hari untuk mengurus keperluan wisuda di kampus. Dan izin pun diberikan.

Namun entah kenapa, minggu lalu mood gue berantakan. Sampai-sampai mau ke kampus aja malas. Ketagihan dengan kantor, atau perkerjaan yang banyak … ah enggak juga. 😉 

Sampai dengan hari kamis gua masih aja malas. Jadilah kepikiran, yagh hari Sabtu aja ke kampusnya. Kan ga perlu bolos. Eh …. itupun tetap aja mood ke kampus gua ga datang.

Akhirnya Jum’at pagi gua niatin aja malam ini ke kampus sekalian Liqoan ( ngaji ) dan sekalian beli undangan.




Oia sekilas wisuda gua nih.

Jadi wisuda gua itu Sabtu (24/11/2007) di Plenary Hall JCC. Nah biaya yang harus dibayar itu biaya wisuda sebesar Rp. 340.000,-. Dan ada biaya beli undangan tambahan (Optional) seharga @Rp. 25.000,- dan biaya Foto (opt).

Biaya wisuda dibayar lewat transfer ATM sedangkan biaya foto bisa minggu depan pada saat gladi resik. Yang gua pikirin itu beli undangan. Jadi undangan dijual 12-18, setiap calon wisudawan/wati mendapat jatah tambahan 2 buah.

Sedangkan minggu ini dijual dengan sistem siapa cepat dia dapat. Karena itu gua belinya minggu kemarin.

Kembali ke cerita …

Selepas sholat Magrib gua buru-buru aja balik. Seperti biasa, walaupun hanya sampai Shelter Kuniningan Timur ( Shelter terdekat dengan GatSu ) gua tetap aja naik busway.

Koriodor-koridor busway

Tapi sial ….. ngantri … di shelter Kuningan Madya, banyak penumpang arah Ragunan yang mengantri. Jadilah gua bersabar …. cobaan …

Gua lupa dapat naik bisa yang keberapa, tapi yang gua ingat gua paksaain diri aja naik busway walau sudah penuh… paksa ajah ….

Syukur pintu bisnya masih bisa ditutup. Di dalam gua bersyukur jalur busway tidak dimasuki kendaraan umum.

Tapi cobaan datang lagi, mendekati shelter Kuningan Timur. Jalur busway sudah dipenuhi kendaraan umum. Dan setelah gua perhatikan, kemana yagh Bapak-Bapak Polisinya ….

Gua melihat-lihat jam yang ada di dalam bis. Terus bertambah ( maklum elektronik ) …. dalam hati gua sempat mau membatalkan rencana karena sudah jam 1/2 tujuh. Dan gua yakin bakal telat.

Namun Allah memberi gua petunjuk. Kalaupun gua ga sempat beli undangan, yang penting gua bisa ikut Liqo. Yah karena minggu lalu gua sudah izin ga ikut liqo karena menyaksikan konser teman gua.

Akhirnya gua berhasil keluar dari busway. Kemudian gua langsung lari ke arah jalan GatSu dari Semangi. Nah ketika gua baru turun tangga penyebrangan, gua melihat seorang bule mau naik ojek. Ga salah ser … mana helmnya kekecilan pula.

Cobaan datang lagi ketika gua menyeberang di Zebra Cross. Sebuah motor datang dari arah Mampang, dia mau ke arah Tebet. Jadi dasar ga mau disiplin,dan tidak tidak boleh berbelok ke arah Tebet. Dia memutarkan motornya Zebra Cross, jadi seolah2 motor tu datang dari arah Semanggi. Nah karena memutarnya terlalu maju, jadi dia memundurkan motornya. Nah pada saat motornya ini dimundurkan, gua hampir kena. Namun gua bisa menghindar.

Gua sempat melototin tu orang. Karena pertama dia tidak memutar pada tempatnya, kemudian mundur tampa melihat belakang. Tapi akhirnya gua tinggalin aja deh, ingat liqo.

Setelah selamat menyeberang. Gua menunggu bis dari arah Pancoran ke Slipi. Sebuah bus 54 jurusan Depok – Grogol lewat. Gua lihat dibelakang bis itu ko ga kelihatan ada bus jurusan Rambutan – Grogol. Sempat juga pingin naik 54, tapi setelah gua perhatikan penuhnya bis itu. Gua ga jadi naik.

Setelah bis 54 lewat. Demmm … beneran. Ga ada bis yang gua tunggu. Yap, semenjak pembangunan busway koridor Rambutan – Pluit, bus Rambutan Grogol semakin sulit dicari. Setahu gua, ini karena para supir ini stess karena sehari cuman bisa 2-3 rit. Padahal sebelumnya bisa lebih. Jakarta ku … kejam….

Setelah naik, untung Kuningan – Slipi relatif lancar dan cepat. Gua turun di Slipi, tiba-tiba ada yang memanggil. Kirain fans gelap gua … eh rupanya teman POM gua …. sapa sebentar terus gua lari aja mencari Mikrolet 11.

universitas-bina-nusantara-kampus1.jpg

Alhamdulillah lagi, Slipi – simpang Syahdan lancar. Ini karena kampus minggu ujian, jadi sedikit Mahasiswa yang ke kampus. Dari simpang gua kemudian jalan cepat ke Layanan Informasi Mahasiswa ( LIM ) bagian keuangan. DI depan pintu LIM gua lihat counter poto yg gua ceritain diatas, masih ada orang. Tapi gua tetap prioritas masuk dulu ke LIM.

Setelah gua bilang mau beli undangan, mbak yang jaga minta Kwitansi Wisuda. Gua sempat bingung, kwitansi paan yagh ??!^&%!^&

Setelah gua sadar, maksudnya kwitansi bayar wisuda. Yagh gua bilang aja belum bayar … Trus kata mbak itu, gua harus bayar dulu dem … kemudian dia ngasih kertas kemana gua harus bayar. Gua bilang aja, mbak ga bisa dari sini ( di counter keuangan ada card reader ATM BCA ) … ga bisa mas.

Yagh … sial … mana sudah mau jam 8. LIM ini tutup jam 8 …

Ketika gua mau keluar, gua dipanggil sama CS yg lain. Mas, bayarnya di Aggrek aja … YAGHHH&^%^%$^% … ATM Syahdan tidak ada struknya. Makin malas gua … jalannya jauh.

Eh, rupanya ALLAh berkehendak lain. Mbak di CS keuangan memanggil gua lagi, mas gpp deh beli undangan dulu. Tapi janji besok harus bayar wisuda …. iya mbak janji deh … Alhamdullillah … dapat juga undangannya.

Setelah keluar, gua tanya ke counter poto. Mbak yang poto disini yagh. Iya mas. Alhamdulillah, saat itu gua bayar poto. Terima kasih ya ALLAH. Dua keperluan akhirnya selesai.

Setelah undangan dan poto selesai. Gua langsung ke mushollah, bersuci kemudian sholat. Alhamdulillah laghie, liqonya baru dimulai. Jadi gua ga tertiggal jauh. Gua sempat tilawah juga.

Pulang Liqo sekita jam 9 kurang. Gua ke Slipi lagi. Alhamdulillah laghie gua naik bis dan dapat duduk jadi bisa tidur. Turun di Mall Depok, gua sempetin dulu transfer uang wisuda.

Bis itu mencari Mikrolet 04 , melanjutkan perjalanan. Alhamdulillah selamat samapi di rumah.

Kita boleh berencana. Namun Allah yang menentukan

Kesedihan yang kita dapat, bisa jadi awal dari suatu kebaikan.

Tetaplah bersyukur

Tetaplah menjaga niat kamu

Sekian ….

Wassalamualaikum Waramatullahi Wabarakatuh




One Reply to “Allah Maha Bijaksana dan Adil”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *